by

Teknis Pembelajaran Perlu Disesuaikan Kondisi Siswa

Ambon, BKA- Proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang diterapkan oleh SD Negeri 2 Latuhalat disesuaikan dengan kondisi siswa, agar semua siswa dapat mengikuti proses pembelajaran di masa pandemi Covid-19 saat ini.

Untuk itu, Kepala SD Negeri 2 Latuhalat, C. Tlingkery, mengatakan, pihak Dinas Pendidikan Kota Ambon harus mempertimbangkan kondisi siswa dalam merancang dan menyusun pedoman pembelajaran bagi sekolah.

Hal itu penting untuk diperhatikan, katanya, karena yang paling berperan penting untuk menyukseskan proses PJJ, menurutnya, adalah orangtua yang mendampingi siswa selama belajar di rumah.

“Karena kita terkenda dengan belajar Daring, sehingga kita lakukan belajar kelompok. Tapi karena sudah dilarang, jadi kita lakukan kunjungan belajar di rumah siswa. Sekarang ini, katanya mau terapkan kurikulum darurat, lewat pedoman pembelajaran yang disusun oleh dinas. Untuk itu, kita meminta, kalau bisa, pedoman itu disesuaikan dengan kondisi siswa. Karena kalau tidak sesuai, nanti jusru sekolah yang kesulitan untuk cari jalan keluarnya,” pinta Tlingkery, Selasa (8/9).

Selama PJJ, katanya, komunikasi dengan orangtua terus dibangun, guna memastikan proses belajar di rumah berjalan dengan lancar. Karena hanya dengan kerjasama yang baik antara sekolah dan orangtua, maka proses belajar dari rumah dapat dilakukan dengan baik.

“Memang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah membolehkan sekolah untuk menyederhanakan pelaksanaan kurikulum. Tapi bagi kita, kerjasama antara sekolah dan orangtua itu yang jauh lebih penting. Dari kerjasama yang dibangun, kita justru terus berharap, orangtua dapat terus mendampingi anak belajar di rumah. Ini yang diharapkan dapat menjadi pertimbangan dinas, dalam mengambil kebijakan. Khususnya dalam proses penyusunan pedoman belajar bagi sekolah,” ungkapnya.

Dengan beragam latar belakang orangtua ditengah pandemi ini, kata Tlingkery, perlu diperhatikan oleh pangambil kebijakan, baik Pemerintah Pusat (Pempus) maupun tingkat daerah, dalam hal ini Disdik Kota Ambon, agar penerapan kurikulum pendidikan yang bersifat darurat di masa pandemi ini memberikan hasil yang optimal.

“Untuk semua itu, intinya komunikasi yang baik antara sekolah dan orangtua harus tetap dijaga. Agar tetap membangun komunikasi yang baik, kita perlu teknis pembelajaran yang sesuai dengan kondisi siswa. Itu saja yang kita harapkan, jika PJJ mau tetap berjalan ditengah pandemi ini,” tandas Tlingkery. (LAM)

Comment