by

Terdapat Dua OTG Di MBD, Bupati Minta Masyarakat Tidak Panik

Ambon, BKA- Saat ini terdapat dua Orang Tanpa Gejala (OTG) positif Covid-19 hasil rapid test di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).

Walau begitu, Bupati sekaligus Ketua Gugus Tugas (Gustu) Percepatan Penanganan Covid–19 MBD, Benyamin Th. Noach, meminta masyarakat kabupaten bertajuk Kalwedo itu agar tidak panik, karena langkah penanganan telah dilakukan berupa tindakan karantina.

Bukan hanya kedua OTG itu yang dikarantina, tambahnya, namun secara keseluruhan terdapat 20 orang yang dikarantina, dengan status yang berbeda.

“Di MBD, sekarang sedang karantinakan 20 orang pada lokasi yang terpisah karena memiliki status yang berbeda. Dua OTG sesuai hasil Rapid Test sedang karantina di Mes Pemda. Sedangkan 18 pasien lainnya, dikarantina di Scorpion Tiakur,” ungkap Noach, pada konferensi pers yang digelar di Kantor Bupati MBD, Senin (25/5).

Terhadap proses karantina itu, Gustu Covid-19 Kabupaten MBD dengan tegas melarang pihak keluarga atau masyarakat, untuk berkunjung ke lokasi karantina.

Khusus untuk kedua OTG, lanjut Noach, akan dilakukan swab secepatnya, agar diketahui kepastian status mereka. Apakah positif atau negatif.

Untuk itu, spesiesimen keduanya akan dikirim ke Kota Ambon. “Memang karena terkendala masalah transportasi, jadi harus menunggu. Tapi nanti diupayakan. Kalau tidak, kita bijaki saja dengan carter pesawat, supaya bisa membawah sampel dari dua pasen ini, agar secepatnya kita bisa mendapatkan hasil swab-nya,” kata Noach.

Dirinya berharap, agar masyarakat tidak panik. Tapi harus tetap mematuhi semua anjuran pemerintah dengan tetap jaga jarak, rajin cuci tangan, dan pakai masker.

“Saya harap agar masyarakat tidak perlu panik, tidak takut berlebihan, tidak perlu mendengar isu–isu hoax yang beredar di luar sana. Karena itu hanya membuat kepanikan. Yang terpenting adalah, kita harus dengar dari Tim Gustu Percepatan Penanganan Covid – 19 saja.”harap Bupati MBD ini. (LAM).

Comment