by

Tersangka Pornografi Siap Sidang

Ambon, BKA- Direktur Kriminal Khusus Polda Maluku. Kombes Pol. Eko Santoso mengungkapkan,tersangka kasus pornografi yang menyeret pelaku Stiven dalam waktu dekat sudah disidangkan di Pengadilan Negeri Ambon.

Pasalnya, berkas perkara tersangka sudah dinyatakan lengkap,dan dalam waktu dekat sudah dilakukan tahap II ke JPU Kejati Maluku.”Mungkin penyidik mau Tahap II besok-besok, jadi tinggal sidang saja kasus itu,” terang Santoso kepada Berita Kota Ambon, Jumat kemarin.

Kata dia, tersangka kasus penyebaran konten negatif tersebut sudah menjadi DPO sejak beberapa bulan kemarin.

Sehingga berkas perkara yang bersangkutan sudah dilengkapi lebih awal sebelum dia ditangkap. “Karena penyidik sudah lengkapi berkasnya. Dan saat dia ditangkap di rumahnya, tinggal penyidik melakukan tahap II saja,” tandas Santoso.

Sebelumnya diberitakan koran ini, tim Cyber Ditreskrimsus Polda Maluku berhasil mengungkap pelaku penyebar konten pornografi di media sosial yang sebelumnya masuk dalam DPO terhitung Desember 2019 kemarin.

Direktur Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Maluku, Kombes Pol Eko Santoso, Minggu (14/6), kepada Berita Kota Ambon mengungkapkan, penangkapan terhadap tersangka Stiven, saat itu, tim Cyber mendapat informasi di lapangan kalau yang bersangkutan sedang di rumahnya. Dan atas penyelidikan yang dilakukan, tersangka langsung diringkus tersangka di rumahnya di Negeri Liang, Kecamatan Salahuttu , Kabupaten Maluku Tengah (Malteng).

“Tersangka kita amankan di rumahnya, pada hari Jumat tanggal 12 Juni 2020 pukul 19.00 WIT, tim dipimpin langsung AKBP Max Tahya,” Ujar Kombes Pol Eko Santoso.

Lanjut dikatakan, Saat diamankan, tim langsung membawa ke Mako Ditreskrimsus Polda Maluku di Kota Ambon untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Saat ini tersangka sudah berada ditahanan Rutan Polda Maluku setelah melalui pemeriksaan Protokol Covid-19 dan dinyatakan negatif. Selanjutnya akan diserahkan tersangka dan berkas perkara atau tahap II ke Kajati Maluku,lantas berkas perkara tersangka sudah dinyatakan lengkap,”Jelasnya.

Sekedar tahu, Tersangka Stiven diduga melakukan tindakan pelanggaran pornografi, yaitu dengan memposting konten porno melalui akun media sosial fecebook dan Instagram, yang diduga melanggar Pasal 29 jo pasal 4 ayat (1) huruf d, UU RI Nomor : 44 Tahun 2008 Tentang Pornografi, dan atau Pasal 45 ayat (1) UU RI Nomor: 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan atas UU Nomor: 11 Tahun 2008 tentang ITE. (SAD)

Comment