by

THR ASN, Tunggu Edaran Kemenkeu

Ambon, BKA- Tunjangan Hari Raya (THR) Iddul Fitri 1441 H bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota Ambon, hingga saat ini masih menunggu edaran dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Plh Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Ambon, Apries Gaspersz menegaskan, untuk THR bagi ASN yang beragama muslim, hingga saat ini masih menunggu edaran dari Kemenkeu.

Bahkan dirinya menegaskan, terkait isu pemotongan THR adalah hoaks atau berita bohong. Sebab, hingga saat ini belum ada edaran dari Kemenkeu kepada pihaknya terkait dengan pemotongan THR bagi ASN.

Untuk itu, Ia meminta kepada ASN untuk tidak percaya terhadap berita yang beredar saat ini karena belum dapat dipastikan kebenarannya.
Untuk THR juga, sambung Gaspersz, akan diatur dalam edaran dari Kemenkeu, baik untuk pembagiannya maupun yang berkaitan dengan tunjangan yang akan diterima para ASN.

“THR nanti diatur di edaran dan belum ada edaran. Kita tunggu edaran dari Kemenkeu,” tandasnya, ketika dihubungi koran ini via seluler, Rabu (29/4).
Sementara untuk gaji 13 maupun 14 yang dikabarkan akan dipotong, Gaspersz akui bahwa isu tersebut adalah berita hoaks. Sehingga ASN untuk saat ini tidak perlu khawatir soal masalah tersebut.

Mengingat, sampai saat ini belum ada kebijakan yang mengatur tentang pemotongan gaji ASN oleh Kemenkeu yang diterapkan kepada seluruh daerah. “Tidak ada info potong gaji itu hoax. Belum ada kebijakan terkait hal itu,” tukasnya.

Menurutnya, untuk gaji ASN akan diberikan sesuai dengan aturan sebelumnya sampai ada kebijakan yang mengatur terkait pemotongan gaji oleh pemerintah pusat.

Ia melanjutkan, pihaknya hanya akan memberikan gaji maupun THR sesuai dengan apa yang ditetapkan secara resmi oleh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Kota.

Sekedar tahu, saat ini banyak beredar isu terkait dengan THR maupun gaji 13 dan 14 ASN jelang hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah, yang akan dipotong akibat adanya pandemi covid 19 di Indonesia. (DHT)

Comment