by

Tiga Kabupaten Belum Miliki SLB

Ambon, BKA- Dari 11 Kabupaten atau Kota di Provinsi Maluku, tiga kabupaten diantaranya belum memiliki Sekolah Luar Biasa (SLB) untuk anak-anak yang berkebutuhan khusus.

Untuk itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku akan berupaya membangun SLB di tiga kabupaten itu, yakni, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku Barat Daya, dan Seram Bagian Timur.

Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Khusus, Dahlan Soulisa, mengatakan, kalau anggaran pembangunan SLB sudah ada dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, maka akan segera dibangun SLB di tiga kabupaten itu.

“Tetap bangun, kalau anggaran sudah ada,” tegas Soulissa, saat ditemui wartawan, Jumat (17/6).

Dia mengungkapkan, di 2020 ini, pihaknya telah mendirikan tiga SLB dan telah beroperasi. Yakni, SLB Negeri Talabatai di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dengan jumlah siswa 46 orang, SLB Negeri Hatu di Kabupaten Maluku Tengah dengan jumlah siswa 14 orang, serta SLB Kota Tual dengan jumlah siswa sebanyak 16 orang.

Pendaftaran siswa baru di SLB, terang Soulissa, berbeda dengan sekolah umum, yang hanya dilakukan pada waktu tertentu diawal tahun ajaran baru. Kalau di SLB, penerimaan siswa baru dpat dilakukan kapan saja.

“Penerimaan siswa baru di SLB, tidak mengenal waktu. Kapan saja, bisa melakukan pendaftaran dan penerimaan siswa. Dan semuanya dilakukan secara gratis, tidak ada pungutan apa-apa,” pungkasnya.(BKA-1)

Comment