by

Tiga Paslon Mendaftar di KPU SBT

Polres kerahkan 180 Personil

Ambon, BKA- Sebanyak tiga pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati resmi mendaftar di KPU SBT, untuk bertarung pada Pilkada Desember 2020 nanti.

Proses pendaftaran dimulai oleh pasangan Fachri Husni Alkatiri dan Arobi Kilian (FAHAM), yang didampingi oleh tujuh partai pengusung, pada Jumat, 4 September lalu.

Jedah sehari atau hari terakhir pendaftar, Minggu, 6 September, KPU diserbu oleh pasangan calon independen, Hj. Rohani Vanath dan M. Ramli Mahu (Nina-Ramah), yang disusul oleh pasangan Abdul Mukti Keliobas dan Idris Rumalutur (ADIL).

Tidak main-main, ketiga pasangan bakal calon itu mengerahkan ribuan masa saat melakukan pendaftaran. Setelah ketiganya menyerahkan dokumen syarat calon dan syarat pencalonan, KPU lantas melakukan pengecekan dan memberikan status tanda terima.

Walau disertai oleh ribuan masa pendukung, proses pendaftaran ketiga bakal calon kepala daerah itu berlangsung aman dan tertib. Karena dikawal oleh aparat keamanan yang bersiaga.

Tidak mau kecolongan soal kantibmas pada proses pendaftaran bakal calon kepala daerah di kabupaten bertajuk Ita Wotu Nusa itu, Kapolres SBT, AKBP Andre Sukendar, menurunkan 180 personilnya untuk mengamankan hajatan itu.

180 personil itu, ungkap Sukendar, bersiaga pada sejumlah titik jalan dan lokasi yang telah ditentukan. Khususnya pada 4 hingga 6 September kemarin.

“Misalnya saja pengamanan dari posko calon bupati dan calon wakil bupati yang melakukan persiapan untuk berangkat menuju kantor KPU untuk mendaftar. Selain itu juga pada jalan-jalan yang massa lalui, itu semua dipantau anggota yang sudah ditugasi,” ungkap Sukendar, Minggu (6/9).

Perwira Polri dengan dua bunga melati di pundak itu mengaku, bukan hanya untuk melakukan pengamanan pada waktu pendaftaran kandidat, namun anggota akan terus melakukan pengamanan saat massa bersama kandidat selesai mendaftar dan pulang ke posko masing-masing.

“Jadi pengamanan memang ekstra ketat. Semua ini kita lakukan demi menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten SBT,” jelasnya.

Orang nomor satu di Polres SBT itu melanjutkan, selama proses pendaftaran berlangsung, dari tiga kandidat yang sudah resmi mendaftar, tidak ada terjadi keributan apa pun di tengah masyarakat. Semua pendukung masing-masing kandidat tertib mengikuti proses pendaftaran.

“Sudah semua kandidat yang mendaftar. Dan semuanya berjalan lancar. Meski begitu, langkah antisipasi pengamanan untuk tercipta kondisi aman di lingkungan masyarakat tetap dilakukan anggota,” jelasnya.

Untuk itu, dia menghimau seluruh masyarakat kalau proses pentahapan Pilkada sudah berlangsung, sehingga semua elemen masyarakat diminta agar tetap menjaga situasi supaya tetap aman.

“Berbeda pendapat boleh, saling mendukung pasangan calon boleh, tapi situasi kamtimbmas itu harus diutamakan,” tandas Kapolres.(LAN/SAD)

Comment