by

Tiga Petahana Kembali Memimpin

Ambon, BKA- Tiga pasangan calon bupati terpilih di tiga kabupaten, akhirnya ditetapkan oleh masing-masing Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten sebagai kepala daerah secara bersamaan.

Ketiga pasangan itu, yakni, Benyamin Thomas Noach-Agustinus L. Kilikily sebagai Bupati dan Wakil Bupati Maluku Barat Daya (MBD), Abdul Mukti Keliobas-Idris Rumalutur sebagai Bupati dan Wakil Bupati Seram Bagian Timur (SBT), serta pasangan Djohan Gonga-Muin Sogalrey sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Aru.

Ketiga pasang kepala daerah yang ditetapkan sebagai pemenang Pilkada tersebut, merupakan pasangan petahana.

Penetapan pasangan Benyamin Thomas Noach-Agustinus L. Kilikily sebagai Bupati dan Wakil Bupati MBD, dilakukan melalui rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon terpilih tahun 2020 yang dilakukan KPU MBD di gedung serba guna Tiakur, Senin (22/2).

Keduanya ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan KPU MBD Nomor: 05/PL.02.7-Kpt/8108/KPU-Kab/II/2021, setelah mengungguli dua pasangan calon lainnya dalam perolehan suara pada Pilkada yang digelar 9 Desember 2020 lalu.

Rapat Pleno terbuka tersebut dipimpin langsung oleh Komisioner Hukum dan Pengawasan KPU Provinsi Maluku, Almudatsir Zain Sangadji.

Dia mengatakan, pelaksanaan Pilkada Kabupaten MBD memberikan catatan yang membanggakan. Karena dari empat daerah yang melaksanakan Pilkada di Provinsi Maluku, Kabupaten MBD memiliki angka partisipasi tertinggi, yakni 87,9 persen.


“Dari daftar pemilih tetap sebanyak 53.472 yang ditetapkan oleh KPU, sebanyak 46.610 pemilih menggunakan hak pilih pada 199 TPS di Kabupaten Maluku Barat Daya. Hal ini setara dengan 87,9 persen partisipasi masyarakat dalam menyukseskan pelaksanaan Pilkada serentak pada 9 Desember 2020. Bahkan angka partisipasi ini unggul dibandingkan angka pasrtisipasi tiga daerah lainnya di Provinsi Maluku, yang juga melaksanakan Pilkada, yakni, Kabupaten Bursel, Kabupaten Kepulauan Aru dan Kabupaten SBT,” ungkapnya.

Bukan hanya tingginya partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilih, Kemampuan KPU untuk melerai tingginya eforia antar pendukung, selama proses sengketa Pilkada yang berlangsung di Mahkamah Konstitusi juga patut diapresiasi.

Keputusan penetapan pasangan calon terpilih akan diserahkan kepada pimpinan DPRD, untuk diteruskan kepada Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur Maluku, untuk disahkan pengangkatannya melalui Keputusan Menteri Dalam Negeri.

Selanjutnya, hasil penetapan calon Bupati Dan Wakil Bupati terpilih kemudian diserahkan langsung Ketua KPU Kabupaten MBD, Jacob Alupatti Demny, kepada pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Benyamin Thomas Noach dan Agustinus L.Kilikily, serta kepada kedua pasangan calon lainnya.


Terpisah, rapat pleno terbuka penetapan Pasangan Abdul Mukti Keliobas-Idris Rumalutur sebagai Bupati dan Wakil Bupati SBT, dilakukan di Aula Kantor KPU SBT.

Rapat pleno tersebut dipimpin oleh Ketu KPU Kabupaten SBT, Kisman Kilian, yang didampingi empat Komisioner KPU SBT lainnya.

Kisman mengatakan, rapat pleno penetapan calon terpilih itu baru dapat digelar pasca Putusan Mahkamah Konstitusi, karena KPU SBT juga digugat.

“Pleno penetapan calon terpilih bupati dan wakil bupati yang saat ini kita ikuti bersama, merupakan akhir tahapan Pilkada SBT tahun 2020 yang dilaksanakan oleh KPU. Selain itu, tahapan ini baru bisa dilakukan pasca KPU SBT menerima salinan putusan MK, terkait proses PHPU. Saya yakin, para pimpinan partai pengusung dan seluruh lapisan masyarakat mengikuti secara baik selama proses sidang di MK, sehingga tepat pada hari Rabu tanggal 17 Februari, Mahkamah Konstitusi dalam putusan dismissal, secara resmi menolak seluruh permohonan pemohon. Sehingga berdasarkan jadwal serta surat KPU Nomor 152 mengamanatkan kepada KPU kabupaten untuk segera menetapkan calon terpilih, selambat-lambatnya lima hari pasca putusan Mahkamah Konstitusi,” terang Kisman.

Usai menyampaikan sambutan singkat, Kisman Kilian membacakan berita acara (BA) rapat pleno penetapan calon terpilih Bupati dan Wakil Bupati SBT tahun 2020.

“Berita acara Nomo 02./B./02.7-BA/8105/Kpu-kab/ll/2021 tentang rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon terpilih pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020 Kabupaten SBT. Calon Bupati Abdul Mukti Keliobas dan Calon Wakil Bupati Idris Rumalutur SE (Nomor Urut 1) dengan perolehan suara 31.100. Gabungan Partai pengusung Golkar, PAN, Nasdem dan PKPI,” tandasnya.


Sementara itu, KPU Kabupaten Kepulauan Aru menggelar rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon terpilih pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Aru Tahun 2020, di gedung Sitakena Pemkab Kepulauan Aru, Senin (22/2).

Johan Gonga dan Muin Sogalrey ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Kepulauan Aru, untuk masa bhakti 2021-2024.

Rapat pleno tersebut dipimpin Ketua KPU Kepulauan Aru, Mustafa Darakay, yang didampingi empat komisioner.

Penetapan itu dilakukan berdasarkan Keputusan KPU Kabupaten Kepulauan Aru Nomor 2/PL.02.7-Kpt/8107/KPU-Kab/II/2021, tentang penetepan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Aru.

“Jadi, terlaksananya penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati hari ini setelah selesai sengketa Pemilu di MK,” pungkanya.(WAL/GEM/LAN)

Comment