by

Tiga Tersangka Judi Siap Sidang

Ambon, BKA- Tiga tersangka yang dijerat dalam kasus perjudian, yakni, Zetman Din alias Said , Firman Wahyudi dan Zakaria Karunggasa, siap untuk disidangkan di Pengadilan Negeri Ambon.

Kasi Penkum Kejati Maluku, Samy Sapulette, mengatakan, berkas ketiga tersangka itu sudah dilakukan tahap II oleh penyidik ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Ambon.

Untuk itu, JPU akan secepatnya menyusun dakwaan ketiga tersangka untuk dilimpahkan ke PN. “Pastinya JPU sedang menyusun berkas dakwaan ketiga tersangka. Entah kapan dilimpah ke PN. Tapi yang jelas, dalam waktu dekat akan diserahkan,” tandas Sapulette, Jumat (14/8).

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. M. Roem Ohoirat, Kamis (13/8), mengatakan, berkas tiga tersangka yang dijerat dalam kasus judi, penyidik Dit Reskrimum Polda Maluku sudah menyerahkan berkas dan tersangka (tahap II) ke JPU.

“Anggota Subdit III, masing-masing, Aipda Deddy Mowar, Bripka Ronald Polii dan Briptu Hendra Hahury, telah menyerahkan ketiga tersangka judi togel online, mereka masing-masing, Zetman Din alias Said, LP: LP-A /179/VII / 2020 / SPKT, Firman Wahyudi, LP nomor : Tanggal 11 juli 2020 dan tersangka Zakaria Karunggasa dengan LP-A /180/ VII / 2020 / SPKT tanggal 12 juli 2020,” jelas Ohoirat.

Untuk diketahui, tersangka Zetman Din Alias Sai (52) bermukim di Desa Batu Merah, Jalan mutiala RT 002 RW 002, Kecamatan Sirimua, Kota Ambon. Tersangka Zakaria Karunggasa (46) bermukim di Desa Passo, Jalan Passo Trem, Kecamatan Baguala. Tersangka Firman Wahyudi (28) bermukim di Kelurahan Silale, RT 002/ RW 04, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.

Sebelumnya, Dir Krimum Polda Maluku, Kombes Pol. Sih Harno, mngatakan, atas laporan yang disampaikan Kapolda Maluku berdasarkan kelurahan warga dalam acara duduk Bacarita Kamtibmas tersebut, pihaknya langsung bekerja bersama anggota di lapangan, sehingga berhasil menangkap tiga tersangka bandar judi togel online.

“Ketiga tersangka diringkus karena menjual togel online. Dan ini merupakan tindak lanjut dari pengaduan masyarakat kepada Kapolda Maluku, di kegiatan duduk bacarita Kamtibmas,” ungkap Harno, kepada Awak media di Mapolda Maluku, Rabu (15/7).

Ketiga tersangka ini ditangkap anggota ditempat berbeda-beda, diantaranya, di depan Rumah Kopi Santai Pasar Lama, Kecamatan Sirimau,Kota Ambon, Sabtu (11/7). Depan BNI jalan Said Perintah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Minggu (12/7). Serta di jalan Melati Belakang Toko Enam, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Minggu (12/7).

“Untuk barang bukti yang diamankan, dua unit Hp, uang tunai sebesar Rp 913.000, dua buah ATM, 1 buku tabungan dan buku kode bola jatuh,” jelasnya.

Perwira Polri dengan pangkat tiga bunga melati itu melanjutkan, modus operandi yang dilakukan para tersangka dengan cara mendaftarkan akun pada situs togel online, kemudian melakukan deposit melalui rekening Bank BNI kepada nomor rekening yang sudah disiapkan pada situs togel tersebut.

Setelah berhasil mendeposit uang melalui Bank BNI, mereka kemudian merekap nomor yang dipasang oleh para pembeli togel untuk selanjutnya di input pada situs online. Dan apabila ada pemenang dari permainan judi tersebut, tentunya secara otomatis uang hasil kemenangan akan masuk ke rekening tersangka. Kemudian melakukan penarikan dari rekening miliknya.

“Kami menghimbau agar warga masyarakat dapat menghindari diri dari aktifitas pelanggaran hukum khususnya perjudian. Kami juga akan menindak tegas segala bentuk tindak pidana khususnya yang meresahkan masyarakat, demi tercipta situasi yang kondusif di tengah masyarakat,”tegasnya.

Dan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga tersangka diancam melanggar pasak 303 KUHPidana dengan ancaman sepuluh tahun penjara.(SAD).

Comment