by

Tiga Warga Benteng Terancam Hukuman Berat

Ambon, BKA- Tiga warga Benteng Gudang Arang, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, masing-masing, Lucas J. Pauno alias Lucas (19), Stevano Nehemia Fedik Veerman alias Man (18), Fabio Testy Latuperissa alias Fabio (21), terancam hukum berat karena melakukan penganiayaan terhadap anak dibawah umur.

Hal ini terbukti Senin (15/6) kemarin, tiga pemuda ini, duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Ambon, untuk menjalani sidang perdana.

Tiga warga yang bermukim di Rt 004/Rw006 ini, naik sidang karena bersama-sama melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap korban Frelian Latuperisa alias Ian. Dan diancam melanggar pasal 80 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 Tentang perlindungan anak.

Sidang perdana tersebut dipimpin ketua majelis hakim yang dipimpin Felix R. Wuisan dibantu Jenny Tulak dan Essau Yerisitouw selaku hakim anggota, sedangkan tiga terdakwa didampingi tim penasehat hukumnya Izack Frans, Rey Rinald Sahetapy dan Ferry Latupeirissa.

JPU Chaterina Lesbata, dalam berkas dakwaannya menguraikan, tindak pidana yang dilakukan ketiga terdakwa terjadi pada 2 Februari 2020 sekitar pukul 16.30 WIT tepatnya di pantai Santai Beach Desa Latuhalat,Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.

Awalnya terdakwa Lucas J. Pauno alias Lucas melihat korban sedang berada di pantai Santai Beach. Sehingga dia mengajak dua rekan terdakwa bersama saksi Filep Latuputty untuk sama-sama menemui korban, karena sebelumnya korban sempat mengeluarkan kata kepada terdakwa kalau ingin mengajak terdakwa Lucas berkelahi.

Sampai di TKP, terdakwa langsung menghadang korban, dengan mengatakan kalau korban yang ajak mereka berkelahi.
“Ian (Korban) Ose (Kamu) yang ajak bakupukul (berkelahi) kah?. Sambil korban juga mengiakan “Iya”.

Dari situ, korban langsung lebih dulu memukul terdakwa sehingga terdakwa Lucas kembali membalas dengan memukul korban sebanyak satu kali.

Setelah itu, korban sempat berlari dan melompat di dalam air, kemudian kedua terdakwa lainnya yakni Stevano Nehemia Fedik Veerman, Fabio Testy Latuperissa mengikuti korban lalu melakukan penganiayaan bersama-sama.

Atas tindakan yang dilakukan ketiga terdakwa, korban mengalami luka berdasarkan visum dokter, luka robek dibagian kepala sebelah kanan, kepala bagian kiri mengalami bengkak, dan juga luka pada ujung jari kaki dan beberapa bagian tubuh korban mengalami luka-luka yang cukup serius, jelas JPU.

Usai mendengarkan dakwaan JPU, sidang ditunda hingga pekan depan untuk agenda pemeriksaan saksi-saksi fakta. (SAD)

Comment