by

Tim Cyber Ringkus Tersangka Pornografi

Ambon, BKA- Seorang pelaku penyebar konten pornografi di media sosial, Stiven, akhirnya dibekuk tim Cyber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku, setelah sebelumnya masuk dalam Daftar Pencairan Orang (DPO) pada Desember 2019 lalu.

Stiven dibekuk dikediaman, di Negeri Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), setelah sekian bulan keberadaanya “diendus” pihak kepolisian.

Direktur Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Maluku, Kombes Pol Eko Santoso, mengungkapkan, penangkapan terhadap tersangka dilakukan setelah tim Cyber Polda Maluku mendapat informasi di lapangan, kalau yang bersangkutan sedang di rumahnya.

Tersangka pornografi di media sosial, Stiven, yang dibekuk tim Cyber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku.

Atas penyelidikan yang dilakukan, tersangka langsung diringkus di rumahnya, karena melakukan pelanggaran ITE di media sosial
.
“Tersangka kita amankan di rumahnya, pada hari Jumat, tanggal 12 Juni 2020, pukul 19.00 WIT. Tim dipimpin langsung AKBP Max Tahya,” ujar Kombes Pol Eko Santoso, Minggu (14/6).

Setelah diamankan, tim langsung membawa tersangka ke Mako Ditreskrimsus Polda Maluku di Kota Ambon, untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Saat ini tersangka sudah berada ditahanan Rutan Polda Maluku setelah melalui pemeriksaan protokol Covid-19 dan dinyatakan negatif. Selanjutnya akan diserahkan tersangka dan berkas perkara atau tahap II ke Kajati Maluku, karena berkas perkaranya sudah dinyatakan lengkap,” jelasnya.

Untuk diketahui, Stiven masuk DPO karena diduga melakukan tindakan pornografi, yaitu, memposting konten porno melalui akun media sosial fecebook dan instagram.

Dia diduga melanggar Pasal 29 jo pasal 4 ayat (1) huruf d, UU RI Nomor : 44 Tahun 2008 Tentang Pornografi, dan atau Pasal 45 ayat (1) UU RI Nomor: 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan atas UU Nomor: 11 Tahun 2008 tentang ITE.

“Jadi tersangka ini, sebelumnya telah masuk dalam daftar DPO sejak tanggal 22 Desember 2019. Dan karena sudah diamankan maka dalam waktu dekat berkasnya akan dilakukan Tahap II oleh penyidik,”pungkas Santoso.(SAD)

Comment