by

Tingkatkan Ekonomi Warga Desa Lewat Pemanfaatan Sumber Daya Alam

Ambon, BKA- Pemerintah Desa mendorong berkembangnya kemandirian masyarakat melalui optimalisasi pengelolaan, pemanfaatan dan pelestarian sumber daya alam yang berorientasi terhadap percepatan penanggulangan kemiskinan, pertumbuhan ekonomi serta perluasan lapangan kerja untuk kesejahteraan masyarakat.

Seperti yang terjadi pada Desa Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Provinsi Maluku. Guna meningkatkan ekonomi warga, pemerintah desa setempat melakukan pemberdayaan masyarakat baik di daerah pesisir maupun pegunungan dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada disekitarnya.

“Di Desa Rumah Tiga sendiri kita punya program unggulan dengan memanfaatkan sumber daya alam, seperti di kawasan wisata dusun Taeno yang kami andalkan untuk negeri. Selain itu juga ada program pemberdayaan masyarakat di bidang kelautan dan perikanan berupa budidaya keramba,” ungkap Juan Eldo Kayadoe, Kepala Desa Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Provinsi Maluku, Selasa(7/7).

Tujuan pemanfaatan sumber daya alam sekitar ini, lanjutnya, untuk memajukan perekenomian warga. Misalkan untuk daerah pegunungan seperti Desa Taeno, program yang di jalankan yaitu budidaya tanaman hidropolik dan pengembangan tempat wisata. Sedangkan untuk daerah pesisir pantai program yang di jalankan yaitu budidaya keramba ikan.

“Jadi untuk tahun ini program kami bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Ada juga kelompok tanaman hidropolik yang kami distribusikan ke beberapa tempat. Juga ada program pembangunan seperti drainase dan penyediaan air bersih. Semua itu kami lakukan sesuai aspirasi masyarakat dan kebutuhan negeri”, terang Juan.

Pemerintah desa juga mengakui, dengan adanya pandemi covid-19 ada kegiatan tahun ini yang tertunda. Hal ini diakibatkan karena anggaran program yang di alokasikan untuk dana penangana covid-19. Bukan saja pandemi, tambahnya, melainkan cuaca yang tidak mendukung juga menjadi hambatan bagi jalannya kegiatan yang sudah di rencanakan.

“Kami juga ingin melanjutkan program tahun kemarin namun kendala saat ini yaitu pandemi covid-19 dan cuaca yang sering berubah. Karena ada covid jadi kita alokasikan dana untuk penanganan covid-19, seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar 60 persen anggaran tahun ini untuk penanganan. Tapi sejauh ini program yang masih berjalan yaitu pembangunan jalan setapak dan bak penampungan air”, ujarnya.

Pemerintah berharap, sambungnya, agar kedepan semua program bisa memajukan taraf hidup masyarakat. Tentu dengan memanfaatkan program yang sudah dirancang untuk pengembangan potensi yang ada di desa ini.

“Untuk saat ini saya berharap masyarakat negeri ini tetap sehat dan belajar dari pandemi covid-19, agar kedepannya bisa lebih menjaga kebersihan.

Selain itu, warga juga bisa tetap mencari nafkah melalui program desa yang telah dirancang bersama guna meningkatkan taraf ekonomi warga desa ini,” harapnya.
(MG-1)

Comment