by

TKI Asal Ambon Tidak Pulang

Ambon, BKA- Akibat pandemi Covid-19, banyak Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja di luar negeri memilih pulang ke kampung halaman. Namun berbeda dengan TKI asal Kota Ambon yang lebih memilih untuk tidak kembali selama masa pandemi.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Ambon, Godlief Soplanit mengatakan, masih banyak TKI asal Ambon yang memilih menetap di negara luar akibat pandemi Covid-19. Dan rata-rata TKI asal Ambon adalah legal.

“Kebanyakan yang kembali ke tanah air tapi bukan asal Ambon, kebanyakan ilegal. Untuk Kota Ambon sendiri tidak ada yang ilegal karena para TKI sendiri tidak kembali ke kota ini,” terang Soplanit, kepada wartawan, Senin (15/6).

Disebutkan, hingga saat ini belum ada TKI asal Ambon yang dilaporkan ilegal. Bahkan belum ada satupun yang dilaporkan telah kembali. “Yang kebanyakan balik seperti di televisi itu ilegal. Untuk Kota Ambon tidak ada yang pulang, mereka (TKI) masih di Malaysia atau Hongkong,” beber dia.

Menurutnya, keberadaan tenaga kerja dari daerah ini tetap diawasi oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (Konjen RI) di kedua negara tersebut.
“Mereka di bawa kendali Konjen. Jadi konjen monitor mereka, mereka punya perkembangan bagaimana, ternyata tidak ada yang pulang,” imbuhnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga ikut memonitoring tenaga kerja dengan bekerjasama dengan Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI RI), untuk memantau pergerakan tenaga kerja asal Ambon yang ada di luar negeri.

“Kita juga monitor keberadaan mereka dengan BP3TKI RI, mereka sampaikan belum ada yang pulang. Ya resmilah,” tutur dia.

Dilanjutkan, TKI dari Kota Ambon yang bekerja di luar negeri ada puluhan pekerja. Disana para tenaga kerja tersebut sebagai asisten rumah tangga dan perusahaan kelapa sawit.

“Mereka bekerja di sana kontrak selama dua tahun. Jika bersangkutan betah dan mau lanjut atau mau pindah, perusahaan tidak masalah,” tutup Soplanit. (DHT)

Comment