by

TPK Corona Makin Terbengkalai

Ambon, BKA- Pemerintah Kota Ambon dinilai kurang memperhatikan kondisi Tempat Pemakaman Khusus (TPK) Corona yang berlokasi di desa Hunuth, kecamatan Baguala, Ambon. Hingga kemarin, belum ada talud penahan tanah yang dibangun hingga seluruh makam nyaris hilang tertutup longsor.

Pantauan koran ini, Minggu (26/7), ada belasan makam jenazah Covid-19 yang dikuburkan pada lokasi tersebut. Namun terlihat terbengkalai dan tidak tertata akibat musim penghujan. Seluruh makam tertutup longsoran tanah dan hanya tersisa sebagian nisan dan karangan bunga.

Ini akibat belum adanya talud penahan tanah yang dibangun oleh Pemerintah Kota Ambon lewat dinas terkait. Sehingga setiap hujan, daerah tebing sekitar selalu terkikis dan turun menutupi sejumlah makam yang ada.

Bahkan longsoran yang terjadi saat hujan itu, sering menutupi badan jalan yang menghubungkan Kota Ambon dengan Kecamatan Leihitu, kabupaten Maluku Tengah itu.

Sebelumnya sudah ada beberapa material yang ditampung di sekitar lokasi makam untuk pembangunan talud penahan tanah. Hanya saja, sasaran pembangunan belum dilakukan untuk membangun talud bagi TPK Corona. Melainkan untuk menyelsaikan pembangunan talud di sebelah jalan TPK Corona.

Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Rustam Latupono, saat dikonfirmasi mengatakan, DPRD telah mengingatkan Pemerintah Kota untuk segera membangun talud penahan di lokasi TPK Corona sebelum memasuki puncak musim penghujan. Karena ditakutkan, akan terjadi longsor dan merugikan masyarakat yang melintas.

“Sebelumnya sudah kita sampaikan ke Pemerintah Kota agar segera membangun talud penahan tanah. Karena kita khawatir jangan sampai terjadi longsor hingga menutup badan jalan. Dan kalau tidak dibangun talud penahan justru jenazah yang ada juga terancam terbawa longsor saat hujan deras. Buktinya, makam yang ada nyaris tertutup akibat longsor. Dan ini harus menjadi perhatian serius Pemerintah Kota,” tandas Latupono, saat dihubungi koran ini, Minggu (26/7).

Sekretaris DPC Gerindra Kota Ambon ini menilai, Pemerintah Kota harus segera mempercepat pembangunan talud penahan tanah agar tidak terjadi longsor. Bahkan harus segera memperbaiki kerusakan makam yang ada.

“Bagaimana pun ini adalah tempat pemakaman yang harus dijaga dan diperhatikan pemerintah kota. Untuk itu, harus segera membangun talud agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kedepan,” pintanya.

Menurut dia, hal ini nantinya akan menjadi fokus DPRD Kota Ambon untuk disampaikan kembali dalam rapat-rapat evaluasi dengan Pemerintah Kota lewat Gugus Tugas. Karena seluruhnya menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Ambon.

“Memang dalam rapat –rapat evaluasi soal penanganan Covid-19 sudah kita bahas. Selain anggaran dan bantuan, persoalan TPK Corona ini juga sudah disampaikan. Tapi akan kita sampaikan kembali saat rapat evaluasi lanjutan soal penanganan Covid-19. Intinya ini harus menjadi perhatian serius pemerintah kota untuk diperbaiki,” harap dia. (UPE)

Comment