by

UKIM Gandeng Telkomsel Fasilitasi Mahasiswa Kuliah Daring

Ambon, BKA- Guna memfasilitasi mahasiswa dalam proses perkuliahan di tahun akademik 2020/2021, Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) bekerja sama dengan Telkomsel, menghadirkan Video Conference secara gratis melalui platform aplikasi CloudX.

Kerja sama itu dituangkan dalam MoU yang ditandangani oleh Rektor UKIM, Dr. Jafet Damamain, dengan pihak Telkomsel, yang dilakukan di ruang Rektor UKIM, Selasa (11/8).

Damamaian mengatakan, dengan penandatanganan MoU itu, maka dalam proses perkuliahan UKIM tidak lagi menggunakan aplikasi googleclassroom, melainkan aplikasi CloudX milik Telkomsel.

“Ini untuk memfasilitasi proses belajar mengajar semester ganjil tahun ajaran 2020/2021, serta pelaksanaan penganalan kampus terhadap Mahasiswa Baru (Maba). Karena kita ingin meningkatkan mutu,” ujar Damamain.

Dia mengaku, sejak proses perkuliahan Daring dilakukan, banyak mahasiswa yang terkendala karena terbatas dengan pulsa atau pulsa data. Untuk itu, lewat kerjasama yang sudah dibangun tersebut, mahasiswa dapat terbantu.

“Kita menyadari keterbatasan kemampuan mahasiswa dalam rangka membeli kuota. Sehingga dengan kerja sama ini, kita sudah sepakat pada pelaksanaan kuliah semester ganjil, satu bulan ini kita akan membeli 31,5 tera bait pulsa atau sama dengan 31.500 giga bait kepada semua mahasiswa sesuai dengan beban SKS yang mereka jalani. Jadi yang punya beban SKS maksimal, kurang lebih akan mendapatkan 10 giga bait per bulan untuk kepentingan pembelajaran. Dan 8,1 tera bait atau 8.100 giga bait untuk 900 Maba bagi kepentingan pengenalan kampus secara online pada 20-21 Agustus nanti,” terangnya.

Pemberian bantuan kuota internet itu, lanjutnya, tidak berlaku bagi mahasiswa penerima beasiswa, seperti, beasiswa KIP, bidikmisi , dan dari Bank Indonesia (BI).

“Memang sejak Maret, semua aktivitas kuliah itu sudah online, termasuk semester antara ini. Namun kita hanya meringankan mahasiswa dengan paket data seharga 100 ribu per orang. Itu juga hanya bagi yang tidak mampu. Tapi dengan kerjasama kali ini, kita akan memberi lebih banyak lagi, kecuali penerima beasiswa KIP atau bidikmisi dan Bank Indonesia, karena setiap bulan mereka dapat uang. Kalaupun dari kampus tidak mampu belikan kuota, mahasiswa bisa membeli sendiri karena sudah dengan harga murah. Misalnya, 10 giga bait itu harga normalnya Rp 100 ribu lebih, tapi karena kerjasama jadi 10 GB itu mahasiswa bisa membeli dengan 15 ribu saja. Dan itu berlaku kepada semua mahasiswa UKIM yang berada di luar Kota Ambon. Yang penting mahasiswa itu dia ada pada wilayah yang bisa mengakses 3G dan 4G dan bisa mengakses internet,” ungkap Damamain.

Menurutnya, langkah tersebut penting dilakukan secepatnya. Mengingat proses registrasi maupun perkuliahan tahun akademik 2020/2021 sudah akan dimulai dalam waktu dekat ini.

“Pelaksanaan regristrasi itu, kita rencanakan berlangsung tanggal 24 – 31 Agustus. Sedangkan untuk melaksanakan perkuliaan semester ganjil 2020/2021, direncanakan tanggal 7 September. Jadi penandatanganan ini juga untuk mempermudah UKIM dalam rangka mengakses paket pulsa yang murah dari Telkomsel, agar semua mahasiswa bisa terfasilitasi dengan baik. Karena proses pembelajaran kali ini, kita lebih memberatkan kepada tatap muka secara online. Sehingga dengan adanya kerjasama ini, diharapkan dapat membantu kita, khusus mahasiswa, demi peningkatan mutu pembelajaran lebih baik lagi,” tandas Damamain. (LAM)

Comment