by

Unpatti Siapkan 3.223 Paket Sembako Bagi Mahasiswa

Ambon, BKA- Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon tengah menyiapkan bantuan 3.223 paket sembako, untuk disalurkan bagi mahasiswa kampus tersebut, yang tidak sempat pulang kampung (pulkam) akibat pandemi Covid-19.

Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiswaan Unpatti Ambon, Dr. Jusuf Manubun, mengungkapkan, pembagian bantuan paket sembako tersebut disalurkan dalam dua tahap.

Untuk penyaluran tahap pertama, katanya, telah disalurkan sebanyak 1.000 lebih paket bantuan sembako kepada masiswa, melalui masing-masing fakultas yang ada. Sehingga tersisa 2.000 paket bantuan yang belum tersalurkan.

“Jadi tahap pertama itu sudah kita distribusikan kurang lebih 1.000 paket, melalui fakultas masing-masing untuk diberikan kepada mahasiswa yang tinggal di kos-kosan. Sedangkan yang tinggal di asrama kampus, kita sudah langsung turun bagi kepada mereka,” ujar Manubun, Sabtu (2/5).

Itu berarti, kata Manubun, pemberian bantuan pada tahap kedua nanti, akan lebih banyak dari sebelumnya. Sehingga memerlukan waktu sedikit lama, karena harus menyesuaikan dengan ketersediaan stok sembako.

“Artinya, dari 3.000 lebih bantuan yang disiapkan, tinggal 2.000-an yang belum tersalurkan. Kita sementara menunggu stok. Karena itu, jika stok sudah ada, akan segera disalurkan. Mengingat bantuan ini sangat dibutuhkan oleh mahasiswa yang terdampak wabah Covid-19,’’ tuturnya.

Sementara itu, Rektor Unpatti, Prof. Dr. M.J. Sapteno, mengatakan, ribuan paket bantuan yang disiapkan itu, semuanya berasal dari pihak kampus itu sendiri.

Kebijakan tersebut ditempuh, karena dari sekian banyak kampus di Kota Ambon, mahasiswa Unpatti yang paling banyak. Sehingga tentu saja mereka sangat memerlukan perhatian serta bantuan, terutama bagi mereka yang berasal dari luar Ambon, tapi tidak tidak pulkam.

“Karena itu, kita tidak berikan kepada semua mahasiswa. Khusus yang tinggal di kos-kosan atau asrama. Mereka mau makan apa, kalau tidak pulkam. Memang ada bantuan dari Pemerintah Daerah (Pemda), tetapi itu belum tersalurkan. Yang sekarang ini, bantuan dari unpatti yang baru jalan,’’ tandas Sapteno.

Lebih lanjut, Sapteno mengatakan, bantuan yang diberikan tersebut hanya untuk meringankan biaya hidup mahasiswa ditengah pandemi Covid-19. Agar mereka tetap betah berada di kos-kosan, untuk mendukung kebijakan pemerintah yakni belajar dan berkerja dari rumah saja.

“Ini bentuk keprihatinan kami kepada mahasiswa yang tidak pulkam, saat pandemi Covid-19 ini. Semoga dengan bantuan ini, dapat meringankan beban mereka,” pungkas rektor dua periode itu. (LAM)

Comment