by

Usulan Mobil PCR Disetujui

Ambon, BKA- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mengakui, usulan bantuan satu buah mobil laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) yang sebelumnya telah diusulkan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), telah disetujui.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon, Demmy Paais, saat dihubungi koran ini, Jumat (24/7).

Menurutnya, untuk bantuan tersebut telah disampaikan beberapa waktu lalu kepada BNPB secara langsung di Jakarta. Dan berdasarkan apa yang diketahui, usulan bantuan mobil laboratorium tersebut sudah disetujui BNPB. “Kemarin kan sudah disampaikan ke BNPB, pada prinsipnya pihak BNPB sudah setujui,” tandas Demmy.

Meski telah disetujui BNPB, kata dia, Pemerintah Kota belum dapat memastikan apan bantuan berupa mobil tersebut dapat diberikan. Sebab, BNPB mempunyai mekanisme tersendiri untuk memproses bantuan yang akan diberikan kepada Pemerintah Kota Ambon.

“Sementara inikan sedang dalam proses. Itu kan tidak bisa bilang langsung kasih, kan dia punya mekanisme ada,” sebutnya.

Dengan begitu, Pemerintah Kota saat ini hanya dapat menunggu kapan mobil PCR itu dapat diberikan dari BNPB dan sampai ke Kota Ambon. Dan untuk usulan tersebut masih dalam proses sesuai mekanisme, sebelum nantinya diserahkan untuk membantu Pemerintah Kota dalam penananganan pandemi Covid-19.

“Kapan datang itu kurang tahu. Iya, kita tunggu saja tidak bisa pastikan,” tambahnya.

Sebelumnya, Walikota Ambon, Richard Louhenapessy mengungkapkan, Kota Ambon harus memiliki mobil PCR karena Ambon sendiri tidak memiliki fasilitas kesehatan berupa rumah sakit. Tetapi hanya memiliki puskesmas.

Maka dengan adanya mobil PCR di Kota Ambon, akan sangat membantu Pemerintah Kota yakni Gugus Tugas terutama tenaga medis dalam melakukan tes kepada masyarakat secara cepat. Dimana permintaan tersebut dilakukan karena Ambon merupakan ibukota dan tempat transit untuk menuju kabupaten/kota lainnya di Maluku.

Sehingga dengan keberadaan mobil PCR, dapat berdampak terhadap aktivitas maupun pergerakan masyarakat yang datang serta dapat memutus penyebaran covid-19 dengan cepat.

“Kita berharap permintaan tersebut mendapat tanggapan baik dan dapat direalisasikan. Karena mobil tersebut dapat digunakan sebagai laboratorium untuk mengetes masyarakat yang ada di Ambon maupun yang datang dari luar Ambon apakah memiliki virus Corona atau tidak,” tutup Louhenapessy belum lama ini. (DHT)

Comment