by

Usulan PSBB Hampir Rampung

Ambon, BKA- Persiapan usulan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Ambon, untuk meminimalisir penyebaran Covid-19, hampir rampung. Ini disampaikan Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, usai pelaksanaan Tactical Floor Game (TFG) di Makorem 151/Binaiya, Rabu (13/5).

Menurutnya, dari hasil rapat yang dilakukan bersama dengan Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Maluku, persiapan PSBB hampir rampung, dan hal yang dibicarakan lebih banyak terkait hal teknis. “Dan hari ini sudah finalisasi untuk itu, karena sekarang ini secara teknis,” ujarnya.

Dikatakan, berdasarkan rapat yang dilakukan sudah ada masukan yang baik secara teknis, demi pelaksanaan PSBB di Ambon.
“Jadi masukan-masukan dari pangdam dan kapolda selaku Gugus Tugas Provinsi, itu betul memberikan penguatan bagi Gugus Tugas Kota,” sebutnya.

Walikota dua periode ini mengaku, Gugus Tugas Kota Ambon memiliki banyak kekurangan, sehingga harus bekerjasama dalam mengatasi pandemi Covid-19 di Kota Ambon.

“Karena Gugus Tugas Kota juga tahu, bahwa kita terbatas dan harus kerjasama dengan provinsi, dalam menangani dan mengantisipasi kemungkinan yang paling jelek untuk itu,” tambah dia.

Pasalnya, PSBB dilaksanakan karena saat ini jumlah pasien yang terpapar terus naik dan memberikan ketakutan tersendiri bagi masyarakat yang ada. Dengan begitu, PSBB akan menjadi langkah strategis untuk mengatur masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid 19.

“Yang paling utama itu, satukan presepsi paling utama dengan masyarakat. PSBB ini sebetulnya hanya merupakan langkah sistematis untuk mengatur lagi masyarakat kota ini, supaya lebih siap dan lebih disiplin,” ujarnya.

Untuk itu, seluruh aspek pemerintah harus bekerjasama dalam menghadapi masalah yang ada, mengingat Ambon merupakan ibukota provinsi.

“Karena kita prihatin betul, ini tingkat masyarakat yang terpapar dia menonjol. Oleh karena itu Gugus Tugas Kota dibawah arahan dari Gugus Tugas Provinsi, karena kota ini juga ibukota provinsi,” tandas Louhenapessy.

Dijelaskan, untuk rapat yang dilaksanakan tersebut sudah memberikan keyakinan bahwa Ambon siap untuk menerapkan PSBB.

“Kita rapat koordinasi untuk matangkan ini, paling tidak ini luar biasa masukan-masukan. Dan kalau mau dikatakan besok atau lusa, itu ada penetapan. Saya rasa itu kita sudah siap semua,” cetusnya.

Dan untuk proposal PSBB sendiri, lanjut dia, akan diusulkan oleh Pemerintah Provinsi kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

“Nanti provinsi akan usulkan itu, dan nanti dari kementerian akan turun untuk verifikasi. Kalau sudah oke dan kita akan laksanakan,” tutup Politisi Golkar ini. (DHT)

Comment