by

Vonis 9 Tahun, Pelaku Narkoba Banding

Ambon, BKA- Tidak puas atas putusan Pengadilan Negeri Ambon yang memvonis Baharudin Djourongah, dengan pidana penjara selama 9 tahun, terdakwa mengajukan upaya banding ke Pengadilan Tinggi Ambon.

Penasehat hukum terdakwa Alfred Tutupary kepada Berita Kota Ambon mengungkapkan, kliennya merasa keberatan atas putusan yang dijatuhi majelis hakim. Hanya saja, alasan keberatannya dirinya tidak mau berkomentar lebih jauh kepada publik.

“Prinsipnya kita tetap upaya banding atas putusan majelis hakim, kalau soal materi bandingnya nanti kita sudah masukan memori banding baru bisa dipublis di media,” tandasnya.

Sebelumnya, majelis hakim PN Ambon memvonis Baharudin Djourongah pemuda yang bermukim di Negeri Tulehu, Kecamatan Salahuttu, Kabupaten Malteng dengan penjara selama 9 Tahun, serta denda Rp.1 miliar subsider tiga bulan kurungan.

“Terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 114 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika,” ucap Ketua majelis hakim, Feliks R. Wuisan dibantu Jenny Tulak dan Essau Yerisitouw sebagai hakim anggota, pada sidang, Selasa (7/7) kemarin.

JPU dalam berkas dakwaannya menguraikan, tindak pidana yang dilakukan terdakwa terjadi pada 20 Januari 2020 sekitar pukul 15.30 WIT, tepatnya di kediaman terdakwa di Desa Tulehu, Kecamatan Salahuttu, Kabupaten Malteng.

Awalnya, Alfin Gunawan saksi dari Ditresnarkoba Polda Maluku mendapat informasi dari informan kalau terdakwa sering menjual narkotika di lokasi tempat tinggalnya.

Mendengar informasi tersebut, saksi bersama beberapa rekannya berniat untuk mendatangani rumah terdakwa untuk melakukan penyelidikan lanjut.

Sekitar pukul 13.30 WIT, saksi bersama rekannya menemui terdakwa di rumahnya, saat itu para saksi menanyakan apakah benar yang mereka temui adalah terdakwa. “Ia Benar” jawab terdakwa kepada kedua saksi.
Selanjutnya, saksi menanyakan apakah terdakwa sedang menyimpang narkotika di dalam rumah, terdakwa tidak lama-lama, dia kemudian mengaku kalau benar sedang menyimpan narkotika di kamarnya.
Kemudian saksi meminta agar terdakwa mengeluarkan barang bukti tersebut. dihadapan petugas, selanjutnya terdakwa mengeluarkan barang bukti berupa ganja sebanyak 249 paket kecil.

Setelah mengamankan barang bukti tersebut, terdakwa dan barang bukti dibawa ke kantor Dit Resnakoba Polda Maluku, kawasan Mangga Dua, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.
(SAD)

Comment