by

Wabup Aru Letakkan Batu Pembangunan Masjid Nur-Jannah

Ambon, BKA- Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Kepulauan Aru, Muin Sogalrey, meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Nur-Jannah di Desa Koba Seltimur, Kecamatan Aru Tengah, pekan kemarin.

Dalam sambutannya, Sogalrey mengatakan, masjid merupakan tempat ibadah yang digunakan ummat Muslim untuk beribadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

“Dari sanalah titik pangkal penyebaran tauhid kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, melalui memakmurkan masjid,” ujarnya.

Bentuk memakmurkan masjid bisa pemakmuran secara lahiriah maupun batin. Secara batin, katanya, memakmurkan masjid dapat dilakukan dengan sholat berjamaah, tilawah Al-Quran, dzikir, belajar dan mengajarkan ilmu agama, kajian-kajian ilmu dan berbagai ibadah yang di contohkan oleh Rasulullah SAW. Sedangkan pemakmuran masjid secara lahiriah adalah menjaga fisik bangunan masjid, sehingga terhindar dari kotoran dan gangguan lainnya.

“Para sahabat telah mendalilkan bahwa Rasulullah SAW telah menyuruh kami membangun masjid di tempat tinggal kami dan supaya kami menjaga kebersihannya. Ya selain itu, dari hadits ini dapat kita pahami bahwa dalam membangun masjid itu bukan hanya sekedar memelihara dan melestarikan warisan, melainkan juga merupakan perintah baik dari Allah maupun Rasul-Nya,” jelasnya.

Ikhtiar membangun dan memakmurkan masjid bagi umat Islam adalah wujud untuk memupuk dan menyebarkan nilai-nilai ke-Islam-an, seperti cinta pada sesama, cinta pada tanah air, cinta pada kemanusiaan, cinta pada keadilan, cinta pada kebenaran, cinta pada keindahan, cinta pada pengetahuan, cinta pada kedamaian dan sederet nilai yang membuat wajah Islam sejuk dan menyejukkan.

“Jadi Islam semacam ini yang sejatinya kita harus pertahankan dan terapkan dalam kehidupan kita sekarang,” ujarnya.

Untuk itu, Sogalrey yakin kalau Masjid Nur-Jannah yang dibangun di Desa Kobamar nantinya dapat difungsikan sesuai tuntunan Rasulullah Muhammad SAW, sehingga dapat “memancarkan cahaya Islam” serta persaudaraan dan kerukunan bermasyarakat di Kabupaten bertajuk Jargaria/Swakarisa.

“Saya berharap, lewat peletakkan batu pertama ini, merupakan tanda bahwa kita sedang berjanji kepada Allah untuk membangun sebuah masjid bagi umat-Nya. Percayakan kepada Pemda dan para tukang untuk mengerjakan pekerjaan mulia ini. Sebab saya yakin, bahwa dalam falsafah hidup orang adik kaka (Sita Kaka Walike) dapat menjadi inspirasi pemersatu kita dalam keimanan kepada Allah SWT. Dan masjid ini akan diselesaikan tepat pada waktu yang telah direncanakan,” ungkapnya.

Mengakhiri sambutannya, Wabup berpesan kepada masyarakat Desa Kobamar agar bersatu dalam pembangunan masjid Nur-Jannah. “Saya mau pesan untuk kita semua. Khususnya umat di Desa Kobamar, marilah kita kembali ke masjid, dalam arti membina kehidupan sebagai pribadi, keluarga dan umat, agar selalu terpaut dengan masjid sebagai Rumah Allah yang memancarkan nilai kesucian, kebenaran, ketundukan jiwa kepada Al-khalik serta kesetaraan derajat manusia yang harus di jaga dengan baik,” pesan Wabup. (WAL)

 

 

Comment