by

Walikota Didesak Cairkan Dana Gempa

Ambon, BKA- Walikota Ambon, Richard Louhenapessy didesak untuk mempercepat proses pencairan bantuan dana gempa bagi masyarakat kota Ambon yang terdampak bencana gempa tahun 2019 lalu. Hal ini ditegaskan Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Gerald Mailoa, saat dihubungi koran ini, Sabtu (18/7).

Menurutnya, Pemerintah Kota Ambon tidak perlu mengkaitkan bantuan gempa dengan pandemi Covid-19. Sebab, anggaran Covid-19 sudah dibahas dengan DPRD Kota Ambon sebelumnya.

“Soal dana gempa, Pemerintah Kota Ambon harus segera mengeksekusi itu kepada masyarakat yang terdampak gempa 2019. Maka itu DPRD desak Pemerintah Kota lewat saudara Walikota, harus segera mencairkan dana tersebut, dan jangan kaitkan dengan pandemi Covid-19,” tandas Gerald.

Ketua DPC PDIP Kota Ambon ini mengaku, persoalan bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak Covid-19 telah dibahas bersama DPRD. Yang mana masyarakat miskin atau miskin baru (misbar) di Kota Ambon setiap bulan telah menerima bantuan sosial dari pemerintah. Baik berupa bantuan sembako, bantuan langsung tunai (BLT), PKH dan sebagainya.
“Tidak ada hubungan dengan Covid, karena anggaran Covid sudah ada. Maka saya minta segera eksekusi. Covid-19 bukan alasan dan suda dibicarakan dengan DPRD. Jadi harus segera dieksekusi,” pesannya.

Sementara itu, Walikota Ambon, Richard Louhenapessy sebelumnya meminta masyarakat yang merupakan korban gempa di kota Ambon untuk bersabar karena dana korban gempa belum dicairkan.

Menurutnya pencairan untuk dana bantuan bagi korban gempa belum dapat dicairkan hingga saat ini lantaran Pemerintah Kota masih mengantisipasi hal-hal yang tidak terduga nantinya.

Pasalnya, saat ini Kota Ambon sedang berada dalam pandemi covid 19 di mana masyarakat sedang kesusahan terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok karena adanya pembatasan-pembatasan yang dilakukan oleh pemerintah.

Ditakutkan, kata Louhenapessy, ketika dananya dicairkan justru digunakan untuk membeli bahan pokok dan bukan untuk membangun rumah sesuai dengan peruntukan dana tersebut.

“Dananya sudah ada, cuma kita jaga jangan sampai itu di manfaatkan salah. Sekarang kalau dalam situasi begini lalu kalau kita kasih mereka punya dana, mereka tidak bikin rumah mereka beli sembako,” tuturnya.

Untuk itu, walikota dua periode ini meminta masyarakat korban gempa dapat bersabar karena pemerintah masih menunggu waktu yang tepat untuk mencairkan dana tersebut. Bahkan akuinya, dana tersebut tidak akan dipakai oleh pemerintah kota karena sudah merupakan hak dari masyarakat terdampak gempa bumi di Kota Ambon beberapa waktu yang lalu.

“Kita menunggu waktu yang pas itu kan mereka punya hak, kecuali kita pakai untuk putar dananya boleh. Memang kita jaga jangan sampai itu,” tutupnya. (UPE).

Comment