by

Warga Belum Sadar Tertib Parkir

Ambon, BKA- Himbauan tertib parkir diakui sering disampaikan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon, terkhusus bagi para pemilik kendaraan. Sayangnya, himbauan tersebut belum sepenuhnya ditaati pengendara saat melakukan parkir di badan jalan.

Plt Kepala Dishub Kota Ambon, Robby Sapulette mengaku, tidak mungkin menempatkan personilnya di setiap badan jalan yang ada untuk memastikan seluruh pengendara tertib parkir. Sebab, banyak personil Dishub yang turut ditugaskan untuk melakukan pengamanan di beberapa pos-pos PSBB akibat pandemi Covid-19.

Dan jika diperlukan seperti itu, maka personil Dishub harus bertambah. Tetapi kondisi pandemi Covid-19 saat ini tidak mungkin untuk dilakukan penambahan personil di ruas jalan di Kota Ambon.

“Masyarakat mesti tertib parkir, jangan biarkan kota ini sembraut. Karena perhubungan tidak mungkin menempatkan personil perhubungan di setiap ruas jalan di titik-titik itu. Berartikan perhubungan membutuhkan tenaga yang besar,” tandas Robby, saat di temui di Balai Kota, Kamis (6/8).

Ia juga menghimbau, agar masyarakat Kota Ambon sadari aturan tentang tertib parkir. Dan tidak hanya tertib ketika melihat petugas Dishub di lapangan.

“Perhubungan meminta supaya masyarakat sadar. Sadar itu bukan cuman hanya karena petugas. Kesadaran itu karena memang dari diri sendiri, bahwa ini salah atau tidak boleh parkir sesuai dengan rambu yang telah ditentukan. Jangan karna ada petugas baru parkir sesuai itu, jangan seperti itu,” pesan dia.

Dia menilai, meski telah diberikan himbauan berulang kali, sebagian masyarakat belum sadar dengan aturan tertib parkir. Sehingga diharapkan, kedepan akan ada rencana untuk bagaimana berikan sanksi kepada warga yang melakukan parkir sembarangan.

“Masyarakat sesungguhnya belum sadar, tertib parkir belum sadar. Kita sekarang sudah buat penertiban malam, ada sanksi. Kita lakukan strategi lanjutan dan nanti kita akan melibatkan unsur kepolisian di dalam penertiban itu. Karena parkir tidak sesuai marka, tidak sesuai rambu, itu langsung ditilang berdasarkan undang-undang 22, kalau parkir tidak sesuai marka itu akan di tindak atau tilang,” pungkasnya. (BKA-1)

Comment