by

Warga Benteng Waspada Longsor

Ambon, BKA- Hujan uyang mengguyur Kota Ambon beberapa hari belakangan ini, membuat warga yang mermukim di daerah rawan bencana banjir dan longsor, terus meningkatkan kewaspadaan. Misalnya warga RT 005/01 Kelurahan Benteng, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.

Ketua RT 005/01 Kelurahan Benteng, Selly, mengaku, ada sejumlah rumah warga yang saat ini terancam bencana longsor. Bahkan ada rumah warga yang terlihat sudah menggantung.

Untuk itu, Selly sangat berharap ada perhatian pemerintah terhadap sejumlah warganya, untuk mengantisipasi terjadinya bencana itu. “Di sini juga ada bencana tanah longsor. Bahkan ada satu rumah yang sudah terlihat tergantung, untungnya masih bisa diatasi untuk sementara. Kemarin, BPBD sudah memberikan bantuan terpal bagi lima keluarga yang memang memerlukan itu untuk menahan tanah,” tuturnya, kemarin.

Memang ungkap Selly, pihak kelurahan sendiri bermaksud untuk membangun talud, pada beberapa lokasi rawan longsor itu. Namun untuksemntara belum bisa direalisasikan, karena sebagian besar anggaran dialokasikan untuk penanganan Covid-19.

“Sudah ada rencana untuk pembangunan talut penahan tanah, namun sementara terkendala dengan adanya Covid- 19. Tapi kami usahankan untuk tahun ini atau tahun depan di bangun talud, untuk mencegah longsor terjadi,” lanjutnya.

Terpisah, Lurah Benteng, Naldo Maitimu, yang dikonfirmasi, mengatakan, sudah diajukan proposal untuk pembangunan talud. “Sudah ada pengajuan proposal pembangunan talud, namun saat ini, dengan adanya pandemi Covid-19 jadi belum bisa dilaksanakan. Untuk sementara, kami sudah mengirimkan terpal untuk menahan tanah agar tidak semakin banyak yang jatuh. Kami akan segera membangun talud di daerah itu setelah selesainya pandemi ini,” tuturnya.

Bukan hanya program itu yang dibatalkan. Namun ada sejumlah program pembangunan yang sebelumnya telah direncanakan, seperti, pembuatan drainase dan jalan setapak namun, urung dilaksanakan karena terkendala pandemi Covid-19.

“Untuk sementara, kita fokus agar bagaimana warga itu tidak sampai kelaparan dan sakit di tengah pandemi ini. Jika pandemi sudah berakhir, kami akan fokus di pembangunan, seperti jalan setapak dan sanitasi,” pungkasnya. MG-1

 

Comment