by

Warga Dibatasi Keluar Masuk Di Leihitu Barat

Ambon, BKA- Posko penanganan Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) yang di bawah komando Camat Leihitu Barat, telah melakukan pembatasan warga masuk-keluar di kecamatan yang terdapat di Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) itu.

Upaya itu dilakukan sudah sekitar satu bulan, dimulai saat adanya kabar tentang pasien positif Covid-19 di Kota Ambon, yang berasal dari Kota Bekasi, Jawa Barat.

Informasi yang dihimpun koran ini, warga dari Kota Ambon yang hendak masuk ke kecamatan tersebut, tidak akan diijinkan untuk melintas. Begitu pun sebaliknya, tampa alasan yang kuat.

Alasan yang kerap digunakan oleh warga yang ingin melintas, yakni, ingin ketemu keluarga. Yang terbaru, ingin makan sahur bersama keluarga di awal Ramadhan.

Terlepas dari itu semua. Kebijakan yang diterapkan oleh Camat Leihitu Barat, John Latumenten, dilakukan sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona di Kecamatan Leihitu Barat.

“Masyarakat dari Kota Ambon atau dari dalam kecamatan ini yang ingin ke Kota Ambon, disini kita batasi. tampa ada alasan, kita hentikan mereka disini. Kebanyakan mereka punya alasan itu untuk ketemu keluarga dan itupun tidak kami ijinkan,” kata John, dilokasi posko Covid-19 Negeri Hatu, Rabu (22/4).

Hal ini dilakukan, katanya, sesuai dengan anjuran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malteng, untuk membatasi warga dari Malteng menuju Kota Ambon dan sebaliknya.

“Seperti yang kita tahu, bahwa wilayah Kota Ambon transmisi lokal terpapar virus corona, sehingga benar-benar kita melakukan pembatasan untuk orang Leihitu Barat menuju Kota Ambon, begitu juga dengan angkutan-angkutan,” jelasnya.

Untuk diketahui, tujuan dari tim gabungan dari ATC, PMI, Kagana dan pihak TNI-Polri Leihitu Barat ini sebagai sebuah upaya untuk mensterilkan masyrakat di enam Negeri pada kecamatan tersebut dari wabah Covid-19. (BKA-1)

Comment