by

Warga Keluhkan Pemadaman Listrik

Ambon, BKA- Masyarakat kembali dibuat kesal oleh pihak PLN yang melakukan pemadaman akibat pemadaman listrik yang terjadi di beberapa wilayah Kota Ambon, sekitar 4 jam lamanya.

Pemadaman tersebut terjadi tanpa ada pemberitahuan sebelumnya dari pihak PLN cabang Ambon maupun PLN Unit Wilayah Maluku-Maluku Utara.

Pantauan koran ini, pemadaman terjadi pada beberapa wilayah kota Ambon. Yakni kawasan Ponegoro, Air Mata Cina dan sekitar di kecamatan Nusaniwe.

Pemadaman terjadi sekitar pukul 01.30 hingga 05.30 dini hari, Sabtu (20/6). Sementara kondisi cuaca saat itu tidak terjadi hujan maupun angin kencang. Sehingga banyak warga yang mengeluh akibat pemadaman tersebut.

“Lampu padam itu dari jam stengah dua sampai setengah enam pagi. Kondisi cuaca juga tidak hujan, biasa-biasa saja. Tidak ada pemberitahuan dari PLN. Jangan sampai dibilang karena perbaikan lagi. Karena sebelumnya itu biasa pemadaman hari-hari Sabtu, alasannya itu perbaikan. Tapi ini tengah malam,” kesal Jalil, salah satu warga Ponegoro, kepada koran ini, Sabtu (20/6).

Hal senada disampaikan Yusran, salah satu warga Air Mata Cina. Menurut dia, tidak ada pemberitahuan dari PLN terkait pemadaman. Sehingga banyak warga yang bertanya soal alasan pemadaman tersebut.

“Iya betul, Sabtu dini hari (kemarin) itu terjadi pemadaman hampir 4 jam. Padahal tidak ada informasi soal pemadaman. Yang jelas pasti dirugikan, karena istri kita mau masak buat jualan,” tutur Yusran.

Ia berharap, tidak ada lagi pemadaman listrik yang terjadi. Sehingga masyakat tidak dirugikan dengan adanya pemadaman.
“Katong (Kita) cuma berharap, kalau bisa jangan lagi ada pemadaman. Sehingga aktivitas kita selama di rumah juga tidak alami kendala,” harap dia.

Tempat terpisah, Anggota Komisi II DPRD Kota Ambon, Rawidin La Ode Ido mengatakan, Komisi sudah melakukan rapat dengan pihak PLN agar tidak ada lagi pemadaman. Apalagi menurut dia, banyak pelanggan yang mengeluh soal adanya kenaikan tagihan listrik, sehingga pasokan listrik harus dijaga agar tidak terjadi pemadaman.

“Memang Jumat kemarin itu kita sudah rapat dengan PLN, karena banyak keluhan masyarakat soal kenaikan tariff listrik. Dan sudah kita sampaikan agar pasokan listrik itu dijaga betul sehingga tidak terjadi pemadaman,” ujar Rawidin.

Ketua Fraksi Perindo Kota Ambon Dapil Nusaniwe ini juga mengaku, mendapat laporan dari masyarakat terkait adanya pemadaman listrik yang terjadi. Sehingga akan disampaikan ke Komisi II untuk berkoodinasi dengan pihak PLN.

“Memang kemarin saya dapat info ada pemadaman, dan hal ini akan saya sampaikan ke internal komisi. Untuk nantinya lakukan koordinasi dengan pihak PLN. Tapi saya harap ini menjadi masukan bagi PLN juga, agar tidak lagi terjadi pemadaman. Kalau alasannya soal jaringan, harusnya cepat diperbaiki,” tandasnya.

Sementara itu, Humas PLN Unit Wilayah Maluku-Maluku Utara, Ramli Malawat, ketika dikonfirmasi mengakui hal tersebut. Namun menurut Ramli, pemadaman tersebut terjadi akibat adanya gangguan sistem akibat cuaca ekstrim.

“Mohon maaf atas pemadaman lampu jalur tersebut, yang disebabkan gangguan sistem akibat cuaca ekstrim,” singkat Ramli. (UPE)

Comment