by

Warga Kelurahan Benteng Fokus Penanganan Covid

Ambon, BKA- Warga Kelurahan Benteng RT 002/004 lebih fokus untuk penanganan covid-19. Berbagai hal di lakukan mulai dari pembangunan portal hingga memperketat kedatangan warga dari luar lingkungan.

Ketua RT 002/004, Pieter Kakisina mengatakan, program saat ini lebih fokus pada pencegahan pandemi corona. Semua hal yang dianjurkan oleh pemerintah diikuti oleh warga mulai dari rajin cuci tangan, menjaga jarak dan menjaga pola hidup sehat. Bukan saja dari RT tapi juga warga turut mendukung semua hal yang dihimbau oleh RT setempat.

“Kalau program kita berjalan sesuai dengan anjuran pemerintah. Mulai dari mencuci tangan dan pakai masker, maka itulah yang kami imbaukan untuk warga. Kalau di lingkungan saya belum ada pengaduan warga yang terindikasi covid sampai saat ini. Kalau ada warga yang datang dari luar Ambon, otomatis akan diperiksa. Jika dikonfirmasi aman, maka warga tersebut akan diisolasi mandiri di rumah sambil di awasi oleh RT selama 14 hari,” katanya.

Dia juga mengakui, untuk Bansos bagi warganya semua sudah memadai. ” Untuk bansos sendiri warga saya semua sudah mendapat bagian, yaitu setiap penerima mendapat uang tunai berjumlah Rp 600 ribu. Hanya satu keluarga yang belum ambil karena sedang pulang ke kampung halaman. Jadi bantuan untuk keluarga tersebut masih di tahan sampai mereka kembali lagi ke Ambon,” pungkasnya.

Pembuatan portal menjadi bukti kepedulian warga setempat untuk penanganan covid-19, lanjutnya. Warga bahkan bersedia untuk menjaga portal dan setiap keluarga berinisiatif untuk turut menyediakan konsumsi bagi para warga yang bertugas menjaga portal. Penjaga portal di bagi dalam dua sift jaga, yaitu siang dan malam. Portal di tutup pada pukul 10 malam dan setiap orang yang melewati portal harus melalui persyaratan, yaitu cuci tangan dan wajib menggunakan masker.

“Berlaku tutup portal bagi masyarakat luar yaitu pukul 10 malam. Persyaratan untuk melewati portal, yaitu wajib pakai masker dan mencuci tangan sebelum masuk melewati portal. Kita di bagi dalam dua sift jaga yaitu sift siang dan malam yang terdiri dari 7 orang. Biasanya jika siang warga yang berjaga, saat malam hari para TNI juga turut membantu berjaga. Biasanya kami di sediakan konsumsi berupa makanan ringan oleh warga sekitar jika sedang berjaga dan ini merupakan inisiatif warga sendiri,” tutur Kevin Lambiombir pemuda yang bertugas menjaga portal. (MG-1)

Comment