by

Waspada Modus Penipuan Atas Nama Perbankan

Ambon, BKA- Penipuan konsumen bukan lagi menjadi hal baru yang terjadi di kalangan masyarakat, termasuk penipuan yang dilakukan mengatasnamakan perbankan.

Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Maluku, Roni Nazra, mengungkapkan, modus penipuan saat ini marak terjadi, baik saat melakukan transaksi langsung maupun online. Sehingga konsumen sebaiknya lebih jeli dalam menanggapi tawaran barang maupun jasa yang diberikan oleh oknum-oknum tertentu, termasuk dari pegawai bank sendiri.

“Kami mengharapkan masyarakat senantiasa waspada terhadap penipuan bermoduskan membantu mempermudah urusan administrasi perbankan, meskipun yang menawarkan adalah pegawai bank sendiri. Seperti, membantu menyetorkan dana, membuatkan slip setoran dan penitipan uang setoran. Masyarakat atau nasabah bank harus meyakini, bahwa transaksi perbankan yang dilakukan sah dan tercatat dengan melakukan pengecekan saldo dananya secara rutin dan berkala,” terangnya.

Hati-hati dengan iming-iming hadiah, baik berupa barang maupun uang yang disampaikan oleh petugas bank yang tidak berwewenang.

Terakhir, hindari transaksi perbankan diluar area kantor bank. Karena di kantor bank telah tersedia CCTV yang dapat menjadi bukti, jika ada sengketa dengan bank.

Untuk kasus ini, sambungnya, jika memang ada oknum bank terbukti berbuat tidak sesuai dengan kewenangan atau melanggar ketentuan internal maupun eksternal, tentu akan diberikan sanksi. Bisa berupa turun pangkat sampai dengan pemecatan.

“Sanksi tersebut tentu diatur oleh setiap bank dan ada kebijakan masing-masing yang diambil, jika memang terjadi hal-hal demikian,” tutupnya. (KJH)

Comment