by

1.238 Nakes di SBT Siap Divaksin

Ambon, BKA- Sebanyak 1.238 tenaga kesehatan di 22 Puskesmas yang tersebar di 15 Kecamatan, serta di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bula dan Pulau Gorom, siap divaksinasi Covid-19. Jumlah sebanyak itu terhitung dari tenaga honorer serta PNS pada Dinas Kesehatan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

“Dari data yang sudah terinput secara online, sebanyak 1.238 tenaga kesehatan di SBT yang siap divaksin. Itu terhitung dari tenaga honorer dan PNS di lingkup Dinkes SBT,” sebut, Plt Kepala Dinas Kesehatan SBT, Malik. R.M Yusuf, saat ditemui koran ini di ruang kerjanya, Senin, (18/01).

Untuk tahapan vaksin, kata Yusuf, akan dibagikan dalam dua tahap. Tahapan pertama, dimulai sekitar pukul 08:00-10:00 WIT. Setelah itu dilanjutkan dengan tahapan keduanya.

“Karena vaksin, prosesnya pertahapan, maka kita akan atur dalam dua sesi. Kita upayakan satu hari 20 orang,” ucapnya
Sebelum menjalani vaksin, sebanyak 120 tenaga kesehatan yang akan mengikuti pelatihan curi imunisasi, untuk mengetahui secara mendalam proses dan langkah-langkah vaksinasi. “Jadi pada Selasa 26 Januari nanti, perwakilan dari masing-masing puskesmas 5 orang dan RSUD 10 orang untuk mengikuti kegiatan tersebut di tempat yang sudah ditentukan,” ujarnya.

Terkait langkah kesiapan Dinas Kesehatan menjemput vaksin di SBT, lanjut dia, pihaknya baru menyediakan dua rantai pendingin. Padahal, paling tidak ada empat tempat. “Saya lagi komunikasi meminta bantuan dari provinsi, hanya saja sampai sekarang belum ada respon,” bebernya.

Tak hanya itu, dirinya juga mengkhawatirkan terkait pendistribusian vaksin ke puskesmas di kecamatan. Karena untuk Puskesmas yang satu daratan dengan Ibu Kota Kabupaten, seperti di Puskesmas Waru, Air Kasar, Ukar Sengan dan beberapa lainnya, masih mudah didistribusikan.

“Ada kendala saat pendistribusian ke puskesmas. Karena proses pengiriman vaksin itu harus butuh suhu dua sampai delapan derajat Celsius. Tapi kalau yang melewati Pulau, seperti di Teor, Pulau Gorom, itu yang kita khawatir,” ucapnya.
Dia berharap, masyarakat bisa menerima sosialisasi yang nantinya dilakukan tenaga kesehatan di tiap desa, agar proses vaksinasi Covid-19 bisa berjalan dengan baik.

“Saya harapkan, saat sosialisasi masyarakat bisa menerima. Karena saya, nanti sebagai contoh untuk divaksin pertama. Bahkan untuk SBT saya siap sebagai orang pertama divaksin,” tutupnya. (SOF)

Comment