by

10 Kepsek Kembali Diswab

Ambon, BKA- Sebanyak 10 Kepala Sekolah (Kepsek) tingkat SD dan SMP akhirnya di swab test, setelah sebelumnya menolak untuk diswab lantaran hasil rapid testnya reaktif.
Diketahui, ada 24 kepsek SD dan SMP yang akan mengikuti serah terima jabatan (sertijab). Saat ingin bertemu walikota di ruang kerjanya, puluhan kepsek ini diharuskan menjalani rapid test. Alhasil, 19 kepsek dinyatakan reaktif, dan diperintahkan untuk mengikuti swab test.

Namun dari 19 kepsek tersebut, hanya 9 kepsek yang menjalani swab. Dan hasilnya, 5 kepsek harus diisolasi karena terkonfimasi positif Covid-19. Sementara 10 kepsek lainnya belum siap untuk mengikuti swab test saat itu. Namun kini telah mengikuti swab test.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Ambon, Benny Selano mengaku, setelah pihak Dinas Kesehatan Kota Ambon berikan pengertian tentang test swab, sontak 10 Kepsek tersebut mau untuk diswab.
“Sebetulnya bukan soal mereka menolak ya, tapi mungkin mereka belum siap aja. Tapi setelah diberikan pengertian dari kepala dinas kesehatan, mereka mau,” ungkapnya, kepada wartawan di Balai Kota, Kamis (21/1).

Menurutnya, test swab sangat penting. Karena dapat memastikan apakah seseorang sudah terpapar Covid-19 atau tidak.
“Kemarin lalu saya sudah panggil, kita sudah panggil dan mereka sudah ikut. Karena itu penting untuk mereka bukan untuk kita,” terangnya.
Karena baru lakukan swab test, lanjut Wendy, maka 10 Kepsek tersebut harus menunggu hasilnya keluar. Dan apabila hasil swab dinyatakan negatif, maka para kepsek tersebut akan lanjut mengikuti proses sertijab. (IAN)

Comment