by

100 Hari kerja, Safitri-Gerson Benahi Birokrasi

beritakotaambon.com – Seteleh menjabat sebagai Bupati Buru Selatan (Bursel), Safitri Malik Soulissa bersama wakilnya Gerson Eliaser Selsily, memprioritaskann kulitas dalam menahkodai pemerintahan. Dalam 100 hari kerja, keduanya sementara fokus dalam pembenahan birokrasi.

Saat diwawancarai di Ambon, Rabu (1/9) Safitri mengaku, di masa pemerintahannya akan utamakan pembenahan terhadap internal birokrasi yang dimulai dari tingkat kecamatan.

“Sejak kita dilantik secara resmi sebagai bupati dan wakil bupati, saya telah menjalankan pembenahan birokrasi dari tingkat bawah. Dimana saya telah menjadwalkan untuk berkantor di seluruh kantor kecamatan yang ada di Bursel,” sebut Safitri.

Dikatakan, tujuan berkantor di seluruh kantor kacamatan untuk membenahi kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dengan terlibat langusung ke tingkatan bawah, sambung dia, maka dapat melihat secara langsung sejauh mana masalah yang dihadapi, serta dapat memantau pelayanan ASN yang terlibat langsung dengan masyarakat.

Baca juga: Kanwil Kemekumham Teken PKS dengan BNNP Perkuat P4GN

“Kemarin baru satu kecamatan yang kita turun, yaitu di Kecamatan Waisama. Ketika saya berkantor disana (Waisama), saya mencoba untuk menertibkan kedisiplinan ASN. Karena sebagai ASN kita bukan hanya merupakan pelayan masyarakat, tetapi harus menjadi panutan yang baik,” jelasnya.

Menurut dia, saat ini pemerintah tengah dihadapkan dengan kondisi yang sulit dalam menghadapi pendemi Covid-19. Sebagian besar anggaran daerah telah direforcusing untuk menanggulangi penangan Covid-19. Sehingga banyak program daerah tidak terealisasi dengan baik.

Krena itu, lanjut Safitri, perlu dilakukan beberapa gebrakan baru untuk mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi, dengan melibatkan berbagai unsur.

“Salah satu contoh yang paling krusial adalah persoalan stunting. Dalam menuntaskan persoalan stunting, tentu membutuhkan dukungan berbagai pihak. Sehingga dengan anggaran yang terbatas, kita tetap berusaha untuk meminalisir persoalan tersebut,” terangnya.

Sebagai bupati, dirinya mengaku akan berusaha agar seluruh program dapat berjalan dengan baik, agar masyarakat dapat merasakan sentuhan pemerintahan. Khususnya pada sisi kemanusiaan, baik melalui bantuan sosial maupun pembangunan yang mengedepankan kebutuhan masyarakat. Seperti pembangunan pasar, tower dan bantuan-bantuan sosial melalui dinas sosial maupun dinas terkait lainnya yang sudah dilakukan pada beberapa wilayah di Bursel.

Baca juga: Kejari SBT Audit Masalah Talud Gumumae

“Dengan meningkatkan kualitas kerja secara tidak langsung dapat menyuksekan berbagai program kerja pemda. Oleh karena Bursel membutuhkan kerja nyata untuk memajukan daerah, sekaligus meningkatkan kesejahtran rakyat,” tutup Safitri. (GEM)

Comment