by

106 Perawat Siap Layani Kabupaten MBD

Ambon, BKA- 106 perawat profesi dan vokasi yang tergabung dalam PPNI melakukan pengambilan sumpah profesi dan siap melaksanakan pelayanan di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).

Pengambilan sumpah profesi perawat itu dilakukan oleh 52 perwakilan perawat, yang dipimpin langsung oleh Ketua DPW PPNI Provinsi Maluku, Heri Jotlely, di Gedung Serba Guna Tiakur, Rabu (11/11).

Sumpah profesi itu dilakukan berdasarkan Surat Keputusan DPW PPNI Provinsi Maluku, Nomor : 01 / DPW.PPNI / SK / K.S / XI / 2020, tanggal 11 November 2020, tentang Sumpah Profesi Perawat Profesi Dan Vokasi Profesi Dewan Pengurus Daerah Kabupaten Maluku Barat Daya tahun 2020.

Setelah mengambil sumpah 106 perawat tersebut, Ketua DPW PPNI Maluku kemudian menyerahkan mereka kepada PJS Bupati MBD, Melkias Lohy, untuk ditempatkan di beberapa Puskesmas, RSUD Tiakur dan Dinas Kesehatan Kabupaten MBD.

Ketua DPW PPNI Provinsi Maluku, Heri Jotlely, mengatakan,
DPW PPNI Provinsi Maluku telah menentukan arah kebijakan bagi perawat di Provinsi Maluku, serta melakukan peningkatan mutu bagi perawat.

“Pengambilan sumpah perawat ini dilakukan agar perawat dapat dapat mendedikasikan diri kepada masyarakat, sesuai dengan aturan yang berlaku. Dimana dengan pengambilan sumpah, maka perawat yang melaksanakan tugas memiliki Surat Tanda Registrasi dan Nomor Registrasi Perawat, sehingga dapat dipantau setiap kinerja selama masa tugasnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Pjs. Bupati MBD, Melkias M. Lohy, mengatakan, pelayanan kesehatan merupakan hak asasi manusia dan menjadi tanggung jawab negara. Sehingga perawat menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan, dan bertanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Mereka yang selalu berhadapan langsung dengan pasien. Kadang-kadang mendapat perlakuan yang kurang baik. Dan itu akan menjadi perhatian kita semua. Akan tetapi, diharapkan perawat yang bertugas di MBD tetap memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, sehingga masyarakat puas dengan pelayanan perawat,” harapnya.

Khusus bagi perawat yang baru disumpah, Lohy meminta, agar nantinya dapat menjalankn tugas dengan baik dan profesional, sesuai sumpah yang telah diucapkan.

Selain itu, dia berharap, agar PPNI dapat membangun hubungan dan komunikasi yang baik dengan Dinas Kesehatan dan RSUD MBD.

Usai melaksanakan pengambilan sumpah dan penyeraha, para perawat tersebut mengikuti sosialisasi dengan tema “Adaptasi Kebiasan Baru Di Era Pandemi Covid 19”, yang disampaikan Dirut RSUP dr. Johannis Leimena-Ambon, dr Celestinus Eigya Munthe.(BKA-3)

Comment