by

13 Kepsek Dirolling Jadi Plt

Ambon, BKA-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku mengambil langkah serius, untuk membenahi kualitas pendidikan di Maluku, melalui rolling kepala sekolah.

Ada 13 kepala SMA/SMK di Kota Ambon yang dirolling. Tapi sesuai SK Gubernur Maluku Nomor 21 tahun 2021, 13 Kepsek yang dirolling bertugas di sekolah lain itu, statusnya bukan kepsek. Tapi Plt kepsek.

Terhadap hal itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Insun Sangadji, mengatakan, penugasan guru sebagai kepsek telah diatur oleh Permendikbud Nomor 6 tahun 2014. Disitu diatur tentang persyaratan menjadi kepsek lewat berbagai proses pentahapan.

“Hal itulah yang menjadi landasan kami untuk melakukan kebijakan rolling kepsek dengan berbagai langkah, seperti, seleksi adiministrasi dan uji kelayakan yang dilakukan oleh tim akstitensi maupun tim pengangkatan kepsek, dan pemeriksaan khsusus tentang pengelolaan dana disatuan pendidikan. Itu semuanya bertujuan mengukur kinerja dan nilai prestasi kerja kepsek, termasuk juga ditentukan dengan hasil audit keuangan dari inspektorat. sehingga yang menentukan kepsek itu oleh tim. Bukan kadis,” jelas Sangadji, usai pelantikan dan penandatanganan fakta integritas yang dilakukan oleh ke 13 Plt Kepsek tersebut, Rabu (3/3).

Tim sendiri, katanya, pengarahanya langsung dari Sekda Maluku. Sedangkan dirinya bertindak sebagai ketua tim. Wakil Ketua adalah Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Setda Maluku, serta melibatkan sejumlah Kabid Disdikbud dan sejumlah pejabat lainnya.

“Sebagai Plt Kadis, saya berharap agar kepsek yang baru dilantik, dapat berinteraksi dengan siswa secara lebih intensif, sebab itu yang merupakan tugas kita sebagai kepsek semenjak memilih profesi sebagi guru. Dan mereka ini yang diroling sudah bertugas puluhan tahun, sehingga perlu ada penyegaran,” terangnya.

Secara logika, lanjut Sangadji, tidak ada istilah mantan guru. Tapi seorang guru dimana saja berada tetap disanjung oleh muridnya.

Untuk itu, setiap guru harus bisa dapat membanggakan dirinya sendiri. Karena sampai kapan pun, guru tetap akan dipakai.

“Jabatan ini baru sebatas Plt. Sehingga saya berharap, mereka (kepsek, red-) dapat bekerjas secara maksimal dan bisa tunjukan kinerja yang makasimal, terutama pada aspek tugas utama, yakni, selaku manager pengelolaan keuangan, agar dalam kurun waktu yang ditentukan, atas dasar hasil evaluasi nanti yang dilakukan kepada mereka, dapat beralih dari Plt menjadi kepsek definitif,” tandasnya.(RHM)

Comment