by

186 Narapidana Lapas Ambon Terima Remisi Saat Natal

Ambon, BKA- Perayaan Natal 25 Desember 2020 kemarin, membawa dampak positif bagi para Narapidana yang sedang menjalani masa hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Ambon.

Pasalnya, sebanyak 186 Narapidana yang dijerat dalam kasus-kasus pidana umum (pidum) resmi mendapat remisi khusus. Sementara untuk narapidana kasus korupsi dan makar (RMS) tidak mendapatkan remisi.

Kepala Lapas Ambon, Saiful Sahri, kepada Wartawan mengaku, yang lebih dominan mendapat remisi Natal 2020 yaitu narapidana kasus Perlindungan Anak.

“Napi Lapas Ambon yang diusulkan remisi Natal 186 orang, dengan rincian RK.I. 186 orang, RK.II (langsung bebas) 0, Kasus Kesusilaan : 1, Pembunuhan : 11, Pencurian : 11, Penipuan : 2, Narkoba : 63, Perlindungan Anak : 76, KDRT : 2, Lakalantas : 7, Lain – lain : 13. Untuk korupsi dan makar (RMS) 0,” rinci Saiful Kamis (24/12) lalu.

Menurutnya, remisi khusus Natal kepada narapidana diperoleh dengan besar minimal 15 hari dan maksimal 2 bulan. Dengan syarat telah berkelakuan baik selama 6 bulan.

Mereka yang mendapat remisi khusus, tambah Saiful, juga harus memenuhi syarat administratif dan substantif sebagaimana tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 174 tahun 1999 tentang remisi dan peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 18 tahun 2019 tentang syarat pemberian remisi asimilasi.

“Kemungkinan ini akan diberikan secara perwakilan saja, tidak dalam bentuk ramai- ramai karena kami memperhatikan protokol kesehatan, tapi tidak mengurangi makna dan pemberian remisi itu sendiri,” katanya.

Dia menambahkan, warga binaan Lapas Ambon berjumlah 392 orang.

“Untuk diketahui, narapidana yang dinyatakan bebas tidak ada. Jadi ada perbedaan dengan remisi umum pada tanggal 17 Agustus, hari kemerdekaan,” pungkasnya.(SAD)

Comment