by

189 CPNS Dinyatakan Lolos Seleksi

Ambon, BKA- Dari total 399 peserta yang mengikuti tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, hanya 189 peserta yang dinyatakan lolos seleksi. Jumlah tersebut tidak memenuhi kuota yang diberikan untuk Kota Ambon sebanyak 289 peserta.

“Jadi yang dari 339 orang, yang lolos CPNS sebanyak 189 orang. Jumlah ini tidak memenuhi kuota yang diberikan. Dimana kuota untuk kota Ambon sebanyak 289 orang,” jelas Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Ambon, Benny Selano, kepada wartawan, Senin (2/10).

Benny merincikan, CPNS yang berhasil lolos tahap seleksi yakni, formasi Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) 3 orang, Bagian Tata Usaha Pimpinan Sekkot Ambon 1 orang.

Selain itu, ada juga di Bagian Organisasi dan Tata Laksana Sekertaris Kota Ambon 1 orang, Dinas Perhubungan 1 orang, Dinas Pertanian 15 orang, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPKB) 4 orang, Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) dan Persandian 2 orang, Dinas Pemadam dan penyelamatan 1 orang, dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) 2 orang.

Bukan itu saja, sambung dia, kantor camat Leitisel 1 orang, Kesbangpol 1 orang, BKDSDM 2 orang, Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah 4 orang, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) 4 orang, Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) 5 orang.

Kemudian Inspektorat 5 orang, Disdukcapil 1 orang, Dinas Koperasi 2 orang, Dinas Parawisata 1 orang, Dispora 1 orang, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Masyarakat dan Desa (P3AMD) 2 orang, Dinas penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) 2 orang, Disperindag 5 orang, Dinas Pendidikan 50 orang, Dinas Kesehatan 70 orang, Dinas Sosial 3 orang, dan Satpol PP 1 orang.

Menurut dia, karena Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan menjadi prioritas, maka paling banyak anggota CPNS yang lolos pada dua dinas tersebut. “Memang kita prioritas ke kesehatan dan pendidikan,” bebernya.

Benny juga meminta, agar seluruh peserta baik yang telah lolos maupun tidak agar memastikan hasilnya melalui online.

“Jadi pengunggahan dokumen dilakukan secara online pada laman https :i/sscn,bkn. go,id. Paling lambat tanggal 15 November. Sedangkan bagi peserta yang tidak lulus dapat melakukan sanggah terhadap hasil SKD dan SKB, di mulai dari tanggal 1 November sampai 3 November. Maka jika sampai batas waktu tidak ada sanggahan, maka hasil dinyatakan mutlak,” tutup Benny. (BKA-1)

Comment