by

19 Kasus Kekerasan Ditangani Polsek Sirimau

Ambon, BKA- Kepolisian Sektor (Polsek) Sirimau, Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, terhitung bulan Januari hingga Maret 2021, menangani 19 kasus kekesaran yang dilaporkan di wilayah hukumnya.

Kapolsek Sirimau, AKP Mustafa Kamal melalui Staf Humas Polsek Sirimau, Bripka Hadi Saputra menjelaskan, terhitung dalam kurun waktu tiga bulan ini, sudah 19 kasus kekerasan yang dilaporkan di Polsek Sirimau. Kasus yang paling dominan terjadi berdasarkan laporan warga yaitu kasus penganiayaan dan kekerasan bersama.

“Untuk Polsek Sirimau, dalam tiga bulan terakhir ini kasus-kasus yang paling dominan sekitaran penganiayaan dan kekerasan bersama. Pokoknya yang paling dominan dua kasus itu.Itu berdasarkan pengaduan dan laporan masyarakat yang di terima,” ujarnya saat ditemui koran ini Senin (15/3).

Kata dia, dari 19 kasus kekerasan yang ditangani. 19 kasus ini terdiri dari 12 kasus penganiayaan dan 7 kasus kekerasan bersama. Dengan tempat kejadian antaranya, Batu Merah, Ahusen, dan seputaran Ponogoro, disitu wilayah dengan angka kekerasan tertinggi.

“Itu ada 12 kasus penganiayaan dan 7 kasus kekerasan bersama, jadi totalnya 19 kasus. Itu biasanya terjadi didaerah Batu Merah, Ahusen, Batu Gajah, dan seputaran Ponogoro,” jelasnya.

Dia mengaku,kriminal ini terjadi, akibat sering terjadi kekerasan karena sudah dipengaruhi miras. Sehingga warga mudah salah paham dan terjadilah perkelahian yang berujung kekerasan dan penganiayaan.

“Rata-rata yang kami temui itu warga sudah mabuk dan tidak sadarkan diri. Dengan kondisi mabuk sangat rentan terjadi salah paham yang berujung perkelahian. Kalau sudah begini pasti ada saja yang terluka,” jelasnya.
Dia mengaku, Polsek Sirimau ketika menerima laporan-laporan tersebut, mereka langsung bergerak melakukan pengusutan supaya pihak-pihak yang berperkara langsung diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Kalau kami sudah terima laporan langsung menuju TKP. Mencari pelaku dan kemudian dilakukan penahanan. Setelah itu diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” tutupnya. (BKA-1)

Comment