by

216 Calon Honorer Register Ulang di BKSDM KKT

beritakotaambon.com – Sebanyak 216 calon pegawai kontrak atau honorer daerah, sementara melakukan register ulang di Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT).

Register ulang ini bertujuan, untuk memastikan kembali para tenaga kontrak yang lolos berdasarkan hasil seleksi tahun 2018 kemarin.

“Lulus kemarin kan 447 orang, sebagian sudah diangkat pada bulan April kemarin. Dimana pak Bupati Petrus Fatlolon, telah lakukan pertemuan bersama mereka untuk nantinya di SK-kan pada 1 September tahun ini,” terang Kepala BKPSDM Johanes Batseran, kepada Beritakota Ambon di ruang kerjanya, Kamis (26/8).

Dijelaskan, dari 477 calon pegawai kontrak daerah, tersisa 216 yang belum mendapatkan SK Bupati. Alhasil, jumlah tersebut dipastikan mulai terhitung bekerja pada 1 September (TMT September). Adapun registrasi yang dilakukan terhitung dari tanggal 23-25 Agustus.

Baca juga: Tiga Koruptor Dana PDAM KKT Diganjar Bervariasi

“Jadi mereka yang telah melakukan register ulang ini, pada 1 September sudah bisa efektif ditugaskan pada SKPD yang ada,” tandas dia.

Menurutnya, Pemda KKT terus memberikan perhatian kepada calon-calon pegawai kontrak daerah sesuai hasil seleksi yang telah diumumkan. Terhadap perekrutan ini terus diproses SK penempatan yang dilakukan secara bertahap yang disesuaikan dengan keuangan daerah.

Lanjut Batseran, tahun 2020 dan 2021 ini Pemda dihadapkan dengan kesulitan keuangan. Dimana penerimaan negara menurun secara tajam akibat pandemi covid-19, sehingga transfer ke daerah juga turun drastis. Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) dipotong dengan jumlah besar hampir Rp 160 miliar.

Baca juga:
Jumlah Penderita HIV/AIDS Bertambah di KKT

Tahun 2021 ini, masih terjadi pemotongan DAU. Alhasil Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) memformulasi anggaran yang terbatas itu untuk belanja-belanja daerah yang bersifat prioritas. Mengingat tenaga honor ini cukup banyak, dan anggaran daerah tidak mencukupi sehingga dibagi dalam dua tahap. (BTA)

Comment