by

22 Februari, KPUD Tetapkan Bupti MBD Terpilih

Ambon, BKA- Pasca Mahkamah Konstitusi (MK) menolak seluruh gugatan sengketa Pilkada 9 Desember 2020, termasuk Maluku Barat Daya (MBD), Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) telah menjadwalkan rapat pleno penetapan bupati dan wakil bupati MBD terpilih pada 22 Februari pekan depan.

Ketua KPUD MBD Jacob Alupatty Demi mengatakan, dalam putusan yang dibacakan majelis hakim, Mahkamah Konstitusi menolak gugatan penggugat karena tidak memenuhi syarat (TMS). Dan atas putusan tersebut, KPUD MBD akan melakukan pentahapan proses Pilkada di bumi Kalwedo itu.

Disebutkan, setelah melakukan pleno penetapan bupati dan wakil bupati terpilih untuk kabupaten MBD, KPUD akan melanjutkan tahapan yakni pengajuan pengusulan pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih kepada Gubernur Maluku.

“Setelah pengusulan tersebut maka tugas KPUD MBD selesai, dan jadwal pelantikan akan menjadi kewenangan Mendagri. Akan tetapi, Akhir Masa Jabatan atau AMJ Bupati MBD adalah 26 April 2021,” paparnya.

Sekedar tahu, dalam pilkada serempak, salah satunya pemilihan bupati dan wakil bupati MBD yang berlangsung tanggal 9 Desember 2020 lalu, diikuti oleh tiga pasangan calon, yakni Nikolas Kilikili– Desianus Orno (Kalwedo nomor urut 1), pasangan Benyamin Thomas Noach–Agustinus Lekwardai Kilikili (Benyamin Ari, nomor urut 2) dan pasangan John Leunupun-Dolfina Markus (Jodo, nomor urut 3).
Dalam pemilihan tersebut, pasangan nomor urut 2, Benyamin Ari, berhasil mengumpulkan jumlah suara sebanyak 28.210 suara. Kemudian pasangan Kalwedo memperoleh 13.244 suara, dan pasangan Jodo memperoleh 5.156 suara. (GEM)

Comment