by

26 Juli, Sektor Usaha Akan Dilonggarkan

AMBON-BKA, Pemerintah Kota Ambon berencana melanjutkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro ke level 2, di tanggal 26 Juli pekan depan. Namun bagi sektor usaha yang beroperasi di kota bertajuk Manise ini, akan diberikan kelonggaran.

“Nanti tanggal 25 baru saya umumkan waktu operasional dan sektor-sektor mana saja yang dibuka dalam PPKM,” ungkap Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, kepada wartawan, Rabu (21/7).

Alasan diberikan kelonggaran bagi pelaku usaha, lanjut Richard, dilihat dari kondisi Covid-19 dalam dua minggu terakhir. Dimana terjadi penurunan kasus terkonfirmasi positif.

“Karena fakta membuktikan bahwa dua minggu ini, Kota Ambon mengalami penurunan yang cukup signifikan. Dan dampaknya juga itu sangat positif dalam perkembangannya,” sebutnya.

Politisi Golkar ini juga mengaku, sekalipun diberikan kelonggaran, para pelaku usaha wajib patuhi protokol kesehatan selama beraktivitas. “Walau diberikan kelonggaran, tapi protokol kesehatan harus selalu dijaga,” tandasnya.

Dikatakan, terhitung sejak hari ini, Kamis 22 Juli hingga 25 Juli akhir pekan ini, waktu operasional pelaku usaha di Kota Ambon masih memakai peraturan PPKM Mikro diperketat.

“Nanti kelonggaran itu diberikan mulai tanggal 26 Juli. Tapi selama tanggal 22 sampai 25 Juli itu masih menggunakan peraturan yang sekarang diterapkan dalam PPKM Mikro diperketat,” imbuhnya.

Menurutnya, saat ini tidak ada lagi istilah PPKM Mikro diperketat atau PPKM darurat. “Sekarang PPKM pakai level. Level satu, level dua, level tiga dan level empat. Ini sesuai petunjuk pemerintah pusat, ” tutup Richard. (IAN)

Comment