by

29 Unit Body Fiber Siap Dibagikan

Ambon, BKA- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buru akan membagikan bantuan 29 unit body fiber dan jonson kepada nelayan di kabupaten itu.

Rencana pembagian bantuan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2020 tersebut sebagai perwujudan bukti nyata komitmen Bupati Buru, Ramly Umasugi, dalam memberdayakan masyarakat, terutama nelayan, untuk menopang pilar pembangunan dan pendapatan daerah.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Buru, Imran Makatita, mengatakan, di Dinas Perikanan Kabupaten Buru terdapat beberapa bidang, yakni, Bidang Kenelayanan, Budidaya, Sumber Daya Manusia (SDM) dan Pengolahan.

“Alhamdulillah setiap tahun memang baik itu darat maupun laut, banyak itu terfokus kenelayanan. Dulu itu di Bidang Tangkap, sekarang di kami itu di Bidang Kenelayanan itu terkait dengan bantuan-bantuan yang selama ini,” kata Kadis Perikanan, kepada koran ini, di ruang kerjanya, Kamis (19/11).

Untuk tahun ini ada 29 unit yang akan dibagikan kepada kelompok-kelompok nelayan di Kabupaten Buru. “Alhamdulillah di tahun ini, di DAK itu ada pengadaan body fiber ada 29 unit. Alhamdulillah sudah selesai, tinggal pembagian saja,” ucapnya.

Selain itu, kata Imran, ada di bidang-bidang lain, namun agak sedikit kecil. Di Bidang Budidaya dan Pengolahan itu tahun kemarin tidak ada, tahun 2019 ada, tahun 2020 ini tidak ada lagi. Jadi memang di Bidang Kenelayanan agak sedikit banyak untuk kegiatan-kegiatan terkait pemberdayaan masyarakat.

“Alhamdulillah kemarin sebenarnya dana DAK itu dikembalikan ke pemerintah pusat, ditarik kembali. Tapi untuk Dinas Perikanan Kabupaten Buru masuk dalam dana cadangan dan dia kembali lagi Rp 2,6 miliar itu. Kan waktu corona ini kan ditarik ke pusat,” ungkapnya.

Untuk pembagian bantuan body viber dan jonson itu akan dibagikan kepada nelayan pada Desember mendatang, sambil menunggu kelengkapan peralatan lainnya.

“Iya, sekarang kan mesin sudah ada, selesai. Tinggal peralatan lain, itu ada tasi sama tali dan jangkar. Tinggal itu datang, kita langsung bagi. Tunggu komplit dulu, karena biasa kalau tidak komplit masalah nanti. Walaupun kita kasih, mereka tidak pakai. Tapi kalau tidak ada, nanti jadi masalah. Jadi kita tunggu lengkap semua, baru kita bagi,” pungkasnya.(MSR)

Comment