by

Harap Pempus Tanggapi Usulan Pemkot

Ambon, BKA- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon berharap, Pemerintah Pusat (Pempus) segera menanggapi terkait pengusulan Guru Agama Islam. Yang mana tenaga pendidik tersebut masih kurang di Ibukota Provinsi Maluku ini.

“Kita sudah mengusulkan guru agama Islam ke pusat. Sekarang kita menunggu dan berharap pemerintah pusat segera menganggapi itu,” pinta Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Ambon, Benny Selanno, kepada Koran ini, Selasa (4/5).

Menurutnya, formasi untuk mengisi kekosongan Guru Agama Islam di SD dan SMP di kota Ambon sudah direncanakan. Bahkan sudah diusulkan sejak beberapa bulan lalu untuk formasi tahun 2021. “Ini sangat penting. Karena ini menyangkut pengetahuan anak, ” jelasnya.

Saat ini, terang Benny, pemerintah kota hanya bisa menunggu. Sebab semua kebijakan sudah berada pada pemerintah pusat. Bilamana dalam waktu dekat usulan itu sudah ditanggapi, maka harus disyukuri. “Kita hanya menunggu tanggapan dari pemerintah pusat, ” sebutnya.

Disebutkan, sebanyak 400 lebih formasi yang diusulkan ke Pemerintah Pusat, termasuk guru agama. Namun untuk yang akan lolos dan diterima sebagai guru agama di lingkup Pemerintah Kota Ambon, semua kembali kepada putusan Pemerintah Pusat. Dan yang sudah diterima nantinya, akan ikut tahapan berikutnya di Ambon.

“Kita usulkan 400 untuk seluruh formasi, termasuk didalamnya guru agama Islam. Nanti disetujui dan berapa banyak yang diterima. Tentunya kita ikut mekanisme normal. Nanti pada akhirnya mereka yang diterima juga akan diseleksi. Setelah itu diangkat memenuhi kebutuhan pemerintah kota,” sebutnya.

Disinggung dalam tahun ini, jumlah kekosongan Guru Agama Islam di tingkat SD dan SMP berapa banyak, Benny menambahkan, sejauh ini pihaknya belum mengetahui. Namun yang jelas ada kekurangan, sehingga diusulkan dalam formasi tahun 2021 ini. (IAN)

Comment