by

335 Nakes Disuntik Vaksin Moderna

AMBON-BKA, Pemerintah Kota Ambon terus berupaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, lewat berbagai cara. Salah satunya melakukan penyuntikan vaksin baru jenis Moderna bagi 335 Tenaga Kesehatan (Nakes) yang dianggap rentan terpapar Corona.

Vaksin Moderna ini, merupakan jenis baru dari sebelumnya Sinovac dan AstraZeneca. Vaksin ini hanya diprioritaskan bagi para Nakes di seluruh daerah, termasuk Kota Ambon. Bahkan sudah dilakukan penyuntikan vaksinasi Moderna kepada 335 Nakes di sejumlah puskesmas yang ada.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessy mengaku, jumlah Nakes tersebut belum ditambah dengan Nakes yang telah disuntik Vaksin Moderna dalam dua hari belakang ini.

“Yang sudah divaksin dengan jenis Moderna sebanyak 335 Nakes. Kemarin juga program ini digelar dibeberapa puskesmas,” ungkap Wendy, ketika dikonfirmasi wartawan, Minggu (15/8).

Mendy mengatakan, pakta integritas yang menjadi syarat utama untuk pembeli vaksin Moderna ke Nakes di Kota Ambon sudah dimasukkan beberapa pimpinan Fasilitas Kesehatan (Faskes).

Namun ketika disinggung wartawan berapa pimpinan Faskes di Kota Ambon yang telah masukan Pakta integritas, Wendy mengaku tidak menghafalnya. Dirinya hanya akui, sebagian besar sudah dimasukan.

“Yang sudah masukan fakta integritas sudah banyak dan saya tidak hafal, tapi sebagian besar suda ada beberapa. Kita sementara tunggu dari RSUD Haulussy, agar mereka bisa lakukan sendiri,” ucap Wendy.

Menurutnya, jumlah Nakes di Kota Ambon sebanyak. 3.333. Dan jumlah vaksin yang didapat lebih diprioritas ke Nakes, karena dinilai berhubungan langsung dengan penanganan Covid-19.

“Kita punya Nakes yang sudah tervaksinasi sasaran awal ada 3.512 nakes. Tetapi kemarin vaksin, yang vaksin itu 3.551, itu vaksin pertama. Tetapi yang ketika sudah harus dapat Moderna, itu harus mendapatkan dua dosis itu.

Jumlah Nakes kita 3.333, sedagkana kita punya vaksin yang dibagi kemarin 1.330 dosis. Jadi memang kita fokus di memang betul-betul Nakes yang langsung melayani di lapangan seperti di puskesmas, rumah sakit, rumah sakit lapangan dan yang jaga di kita punya isolasi-isolasi terpusat. Kita fokus disitu,”tutupnya. (IAN)

Comment