by

3T Dinilai Penting Putus Penyebaran Covid-19

AMBON-BKA, Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessy mengatakan, 3T yakni pemeriksaan dini (Testing), pelacakan (Tracing), dan perawatan (Treatment) sangat penting untuk memutus mata rantai Covid-19.

“Ini (3T) sangat penting untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona,” tutur Wendy, kepada wartawan, Kamis (29/7).

Baca: 76 Indomaret Diijinkan Beroperasi di Ambon

Dia mengaku, pihaknya akan berupaya meningkatkan pelaksanaan 3T terhadap penelusuran kontak erat pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19. “Kita akan upayakan pelaksanaannya, agar bisa lebih meningkat. Sebab hal ini paling penting dalam rangka memutus penularan Covid-19 di Ambon,” ujarnya.

Dalam beberapa waktu terakhir, lanjut dia, proses 3T di Kota Ambon mengalami penurunan. Sehingga membuat Ambon kembali masuk Zona Merah (tinggi) penyebaran Covid-19.

“Positive rate kita tinggi, karena proses 3T yang sebelumnya bisa mencapai 300 orang per hari, turun 50 persen menjadi 150 per hari. Makanya kita kembali lagi ke Zona Merah,” jelasnya.

Wendy juga mengaku, angka kematian karena covid dalam seminggu terakhir juga naik dari 1,2 ke 1,7 persen. Padahal indikator angka kematian mempunyai bobot dan skor yang cukup tinggi dalam penetapan kriteria epidemiologi.

Baca: Segera lapor Jika Terjadi KIPI

“Disamping itu, tingkat kesembuhan juga melambat, mengakibatkan angka perawatan semakin tinggi. Positivity Rate kita juga berada di angka 24,9 persen. Padahal sesuai WHO, itu harus dibawah 5 persen,” sebutnya.

Sambung dia, kembalinya Ambon ke zona merah setelah seminggu berada di zona orange (resiko sedang), dikarenakan peningkatan skor pada zona orange tidak signifikan.

“Sewaktu naik ke zona orange atau resiko sedang, skor zonasi Kota Ambon berada angka 1,9. Sedangkan diketahui batas skor 1,8 kebawah sudah masuk pada Zona Merah,” pungkasnya. (IAN)

Comment