by

4 WBP Lapas Namlea Dapat Asimilasi di Rumah

Sebanyak empat orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III, Namlea Kabupaten Buru, akhirnya bisa menghirup udara kebebasan, Rabu (7/7).

Keempat warga binaan yang bebas usai mendapat Asimilasi di rumah berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Permenkumham) RI nomor 24 Tahun 2021 sebagai perubahan atas Permenkumham RI nomor 32 Tahun 2020 tentang syarat dan tata cara pemberian Asimilasi, Pembebasan Bersyarat (PB), Cuti Menjelang Bebas (CMB), dan Cuti Bersyarat (CB) Bagi Narapidana dan Anak dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19.

Kepala Subseksi Pembinaan Lapas Namlea, Hamzah menjelaskan pemberian Asimilasi Rumah ini diberikan kepada WBP yang memenuhi syarat dan 4 orang WBP yang mendapat asimilasi rumah akan mendapatkan monitoring dan pengawasan dari Lapas Namlea.

“Ke empat WBP telah memenuhi persyaratan untuk menjalani Asimilasi di rumah kerena kemarin sudah kami sosialisasikan terkait Permenkumham yang baru. Karena saudara-saudara telah terpenuhi persyaratannya, maka hari ini (kemarin) kami keluarkan untuk menjalani asimilasi di rumah masing-masing, sebut Hamzah, kepada Koran ini, Rabu (7/7).

Dirinya juga mengingatkan kepada empat WBP tersebut, untuk tidak salah menafsirkan apa yang dimaksud dengan asimilasi rumah.

Asimilasi di rumah bukan berarti telah bebas sepenuhnya. Anda masih berstatus sebagai WBP, hanya saja anda menjalani masa asimilasi di rumah, ucap Hamzah.

Ia menekankan, jika WBP yang bersangkutan kembali melakukan tindakan yang melanggar ketentuan, maka hak yang bersangkutan dapat dicabut.

Jangan saudara mengulang kembali atau melakukan tindakan lain yang melanggar hukum, maka hak saudara akan dicabut,” pesannya

Diharapkan dengan pemberian asimilasi rumah pada warga binaan dapat terciptanya ruang gerak di Lapas atau Rutan yang ideal sebagai antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19.

“Saudara dikategoriakan melakukan pelanggaran berat serta akan diberikan sanksi berupa dimasukan ke dalam sel pengasingan selama enam hari, yang dapat diperpanjang serta tidak mendapatkan hak CB, CMB, dan PB, pungkasnya. (MSR)

Comment