by

40 Anak Maluku Lulus seleksi Edinburgh Award

beritakotaambon.com – Pertama kali di gelar di Maluku, namun 40 peserta seleksi The Duke of Edinburgh’s Award langsung dinyatakan lulus.

The Duke of Edinburgh’s Award merupakan program penghargaan ekstrakurikuler yang berfokus pada olahraga, kemampuan, relawan, dan petualangan.

Program tersebut didirikan oleh pangeran Philip dari tahun 1956, yang telah diikuti oleh 144 negara di dunia, termasuk Indonesia.

Baca juga: Polnam Siap Dukung Pariwisata Maluku

Diprakarsai oleh Yayasan Peduli Pendidikan Maluku Heka Leka, untuk pertama kali, seleksi tersebut digelar di Indonesia Timur, khususnya di Maluku.

“Kami Heka Leka merasa bangga sekali, Maluku menjadi provinsi pertama di Indonesia timur yang bisa ikut dan lulus seleksi Edinburgh’s Award,” terang Manager Program Heka Leka, Ega Pattiasina, Selasa (12/10).

Program Edinburgh, katanya, berupa satu proyek yang peserta akan mendapatkan medali perunggu, perak, dan emas, sesuai dengan lama berlangsungnya proyek yang dibuat peserta.

“Jika lama berlangsung proyek adalah 3 bulan, maka peserta akan mendapatkan medali perunggu. Jika enam bulan, maka mendapatkan medali perak. Kalau 1,5 tahun, akan mendapatkan medali emas,” lanjutnya.

Baca juga: Program “Bergerak Dari Timur” Dapat Banyak Antusias

Ia menginformasikan, peserta yang mengikuti program ini dimulai dari anak usia 14 tahun hingga 24 tahun, asli Maluku, dan mempunyai program jangka panjang.

“Peserta wajib berumur 14 sampai 24 tahun, anak asli Maluku, dan memiliki proyek jangka panjang. Hal ini juga akan sangat berdampak pada masa depan anak saat masuk universitas untuk S1 atau S2 atau saat melamar pekerjaan, Edinburgh Award ini akan sangat di perhitungkan karena penghargaan internasional,” tutupnya.(MG-2)

Baca juga: Sekolah di Ambon Belum Penuhi Syarat PTM

Comment