by

450 Item Aset Pemkot Masih Disensus

beritakotaambon.com – Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Ambon, masih melakukan sensus terhadap 450 item aset milik pemerintah kota. Sensus yang dilakukan baru mencapai sekitar 25 persen.

“Kalau sekarang mungkin sensus baru 25 persen lah,” terang Kepala BPKAD Kota Ambon, Apries Gaspersz, kepada wartawan di pelataran Balaikota, Rabu (15/9).

Diakuinya, pemeriksaan ratusan item aset tersebut sudah berjalan sejak Juli 2021 dan akan berakhir pada Desember 2021 mendatang. “Jadi 6 bulan sensus,” sebut Gaspersz.

Menurut dia, pendataan aset yang dilakukan tidak hanya di pemerintahan, tetapi semua instansi yang diberikan kucuran dana. Baik melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun APBN.

Baca juga: Dua Siswi SD 64 Ambon Wakili Maluku ke KOSN Karate Tingkat

Sambung dia, kegiatan inventarisasi yang dilaksanakan secara khusus dan menyeluruh ini, untuk mengakuratkan pelaksanaan pencatatan semua barang milik daerah. Yang digunakan atau dikuasai oleh Pemkot dengan cara pencocokan data yang tersedia.

“Ada 450 ribu item barang milik Pemkot yang akan di data, baik yang sudah tercatat maupun yang belum tercatat, serta melakukan verifikasi,” ungkapnya.

Dijelaskan, sensus atau pendataan terhadap barang milik daerah itu dilakukan agar diperoleh data yang lengkap dan terinci sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya. Barang yang hilang juga akan didata sesuai barkotnya.

Dan itu akan dimasukkan pada buku tersendiri, dengan catatan bahwa barang-barang tersebut sudah tidak ada lagi. “Diharapkan hasilnya nanti menjadi bahan yang terbaik untuk penilaian opini terhadap pemeriksaan keuangan tahun 2022,” bebernya.

Gaspersz menambahkan, aset pemerintah kota semuanya akan ditarik untuk didata, seperti kendaraan dinas milik Pemkot. Baik yang sudah rusak maupun yang masih dipakai, semuanya akan didata sebagai penilaian opini terhadap Pemkot.

“Sensus yang dilakukan merupakan tindaklanjut dari rekomendasi BPK yang ditandatangani pak Walikota Ambon. Kita akan selesaikan di tahun ini,” tutupnya. (IAN)

Comment