by

600-an Guru MBD Belum Sarjana

Ambon, BKA- Sekitar 600-an guru di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) belum sarjana. Hal itu diungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) MBD, Ferdinand Lewier, Rabu (31/3).


Undang-Undang (UU) Nomor 20 tahun 2003, sebenarnya telah mengintruksikan guru yang belum sarjana, untuk mengikuti pendidikan lanjutan. Namun masih banyak guru yang malas, sehingga belum sarjana hingga saat ini.

“Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas, sudah jadi keharusan untuk guru yang belum S1 harus sekolah lanjut untuk sarjana. Kalau di MBD ini, ada sekitar 600 lebih guru yang belum sarjana. Makanya kita sementara mencari jalan keluar, agar 600 lebih guru ini bisa memenuhi aturan yang ada,” ungkap Lewier.

Lanjut dia, batas penyesuaian untuk sarjana sudah sejak tahun 2020 lalu. Sehingga diaa akan terus berupaya untuk membantu ratusan guru yang belum sarjana di kabupaten bertajuk Kalwedo tersebut.

“Jadi kalau masa bodoh, ya jangan marah kalau suatu ketika regulasi mendesak, maka harus pensiun di umur 58 tahun. Karena yang bukan sarjana, berarti masuk kategori tenaga kependidikan atau tenaga tata usaha,” pungkas Lewier. (LAM)

Comment