by

84 Anggota BPW-KKBMM di Lantik

Ambon, BKA- Sebanyak 84 anggota Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Besar Masyarakat Maluku (BPW-KKBMM) Maluku periode 2020-2025, resmi dilantik, Jumat (29/10). Pelantikan tersebut sesuai Surat Keputusan (SK) nomor 006-001/SK-BPW-Maluku-BPP-KKBBM/VIII/2020.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) KKBMM, Djamalluddin Koedoeboen. Djamalluddin mengaku, BPW-KKBMM Maluku termasuk kali kedua yang telah dilantik, setelah BPW KKBMM DKI Jakarta.

Sehingga diharapkan, organisasi tersebut bukan saja Jakarta dan di Maluku, tetapi dapat menjamur di seluruh nusantara yang ada di Indonesia.

“Target kita, setelah Maluku itu Papua dan Papua Barat. Setelah itu Medan kemudian Aceh, dan seterusnya,” beber Djamalluddin, saat menghubungi koran ini, Senin (2/11).
Mantan Ketua DPRD Kota Tual ini menilai, meskipun berbagai organisasi Maluku rimbun di Indonesia. Tetapi, yang amat perlu diketahui adalah dinamika perpolitikan negara.
“Pergerakan perpolitikan negara maupun pemerintah itu makin laju, makin cepat dinamikanya. Dan hampir nyaris orang Maluku, belum mengambil bagian dan ambil peran disitu,” terangnya.

Djamalluddin berharap, KKBMM bisa menjadi wadah pemersatu warga atau bisa disebut dengan julukan penyambung lidah rakyat, ditingkat pusat.

“Kami berharap kedepan, ada elaborasi dari semua stekholder semua teman-teman, ormas-ormas yang ada di Jakarta maupun Maluku ini. Untuk bisa kita melakukan sesuatu yang kira-kira itu belum tersentuh oleh pemerintah,” pungkasnya.

Menurut dia, umur KKBMM kurang lebih sudah lima tahun. Hanya saja, baru menjamur di dua Provinsi. Kenapa, lanjut dia, pihaknya banyak menghabiskan waktu untuk menyelesaikan persoalan internal.

“Misalnya ada berkaitan dengan soal perijinan legalitas formal, dari terbentuknya organisasi ini sendiri. Menurut kami itu sangat penting, agar tidak menjadi polemik di kemudian hari. Karena akibat legalitas yang nanti dipertanyakan,” tukas dia.
Senada disampaikan Sekertaris Jenderal KKBMM, Semmy Miltov Luhukay. Dijelaskan, KKBMM hadir untuk menjawab persoalan masyarakat.

“Mereka musti rukun. Karena rukun menjadi hal penting. Dan mempunyai pemikiran-pemikiran untuk kemajuan Maluku. Intinya, mereka semua harus solid, jangan cemburu satu dengan yang lain,” pesan Semmy. (BKA-1).

Comment