by

9 Calon Top Skor Euro 2020

Selain perburuan gelar juara, persaingan menjadi pencetak gol terbanyak juga menjadi objek yang menarik dalam sebuah turnamen seperti Euro 2020 (Euro 2021)

Penyerang-penyerang yang masuk dalam Piala Eropa 2020 jelas sosok yang tidak sembarangan. Pelatih dari timnas yang berlaga di Euro 2020 sudah barang tentu memanggil pemain-pemain berkualitas.

Bagi pemain-pemain depan, gol adalah alat hitung yang pasti jadi pertimbangan layak masuk atau tidak ke sebuah kesebelasan yang akan berlaga.

Musim kompetisi 2020/2021 menjadi salah satu gambaran penting mengenai perkiraan top skor di Euro 2020. Nama-nama tenar yang kerap menjaringkan bola ke gawang lawan bakal bersaing dalam turnamen yang singkat.

Berbeda dengan sistem liga yang memungkinkan bermain puluhan kali, kali ini di Piala Eropa 2020 para juru gedor akan dituntut tajam dalam jumlah laga yang jauh lebih sedikit.
Berikut 9 calon top skor di Euro 2020:

1. Harry Kane (Inggris, 54 main 34 gol)

Inggris punya banyak stok penyerang andal, namun Kane tampak bakal menempati posisi ujung tombak dalam formasi 4-3-3.

Servis dari para kompatriot memungkinkan Kane menunggu bola di kotak penalti dan menuntaskan peluang. Kemampuan Kane bermain di luar kotak penalti juga menambah peluangnya menjadi top skor. Musim 2020/2021 juga menjadi kebangkitan Kane dengan melesakkan 33 gol dari 49 pertandingan.

Bukti menjadi top skor Piala Dunia 2018 juga bisa mengatrol peluang Kane jadi pemain tersubur di Euro 2020.
Banner Testimoni

2. Romelu Lukaku (Belgia, 93 main 60 gol)

Striker bertenaga ini bisa menjadi kunci Belgia meraih gelar Piala Eropa untuk kali pertama. Meski cocok main sebagai targetman, Lukaku membuktikan kelihaian mengolah bola di luar kotak 16.

Pergerakannya adalah masalah bagi pemain lawan. Kemampuan membaca taktik menjadi nilai plus lain yang musim lalu mencetak 30 gol dari 44 laga.

Kendati punya nilai minus minim membantu pertahanan, Lukaku adalah karunia bagi kebutuhan ofensif skuad De Rode Duivels.

3. Kylian Mbappe (Prancis, 44 main 17 gol)

Menyita perhatian di usia muda, Mbappe terus menunjukkan konsistensi sebagai bintang lapangan hijau baik di level klub maupun timnas.

Meski Prancis membawa sederet nama pemain depan, mustahil jika Didier Deschamps tidak memainkan sosok 22 tahun yang turut menjadi pahlawan Prancis dalam menjuarai Piala Dunia 2018.

Kaki kanan dan kiri yang sama-sama hidup serta kecepatan khas pemain muda bisa membuat Mbappe jadi pemain tersubur di Euro edisi ke-16.
4. Cristiano Ronaldo (Portugal, 175 main 104 gol)

Tidak lengkap berbicara mengenai calon top skor tanpa membawa sosok megabintang Selecao das Quinas.

Ronaldo punya banyak motivasi mencetak gol di Euro 2020. Mempertahankan gelar juara bersama timnas Portugal, menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Euro, sekaligus memecahkan rekor Ali Daei sebagai pemain dengan jumlah gol terbanyak di timnas.

Faktor usia tak bisa dipungkiri punya pengaruh terhadap performa pemain, tetapi Ronaldo memiliki cara tersendiri untuk tetap berada di kelas elite.

5. Antoine Griezmann (Prancis, 91 main 37 gol)

Meski tak mentereng-mentereng amat bersama Barcelona, Griezmann adalah pemain aktif dengan jumlah gol terbanyak di Euro.

Lima tahun lalu, Griezmann melesakkan enam gol di Euro 2016 dan tampil sebagai yang tersubur. Ketika itu Griezmann mengalahkan Olivier Giroud, Cristiano Ronaldo, Alvaro Morata, dan juga Gareth Bale.

Kerja keras, teknik, dan visi bermain disebut menjadi keunggulan-keunggulan Griezmann ketika berada di lapangan hijau.

6. Karim Benzema (Prancis, 83 main 27 gol)

Tak lagi muda, Benzema masih punya taji dalam urusan mencetak gol. Pemain yang sempat absen dari timnas Prancis di Euro 2016 dan Piala Dunia 2018 itu membuktikan kemampuannya di Real Madrid.

Benzema tetap menjadi pilihan utama Los Blancos. Kemampuan bermain di berbagai posisi di lini depan, menjadikan Benzema fleksibel ditempatkan di mana saja dalam

7. Memphis Depay (Belanda, 64 main 26 gol)

Nama Depay kembali berkibar pada musim ini bersama Olympique Lyon. Meski bukan sebagai penyerang murni, Depay yang kerap menempati posisi sayap bisa menjadi pemecah kebuntuan tim.

Trik-trik ketika open play atau kans dari tendangan bebas bisa mengawali proses gol Depay di Euro 2020. Dengan mental yang lebih terasah, Depay menjadi jalan keluar Belanda yang kali ini berada di bawah bayang-bayang negara lain dalam perburuan gelar juara.

8. Ciro Immobile (Italia, 46 main 13 gol)

Dalam kurun lima tahun terakhir, Immobile adalah bomber kelas atas Italia. Penampilan di klub bersama Lazio menawarkan harapan bagi Roberto Mancini yang duduk di kursi pelatih Gli Azzurri.

Immobile adalah pemain dengan tipikal cepat dan mampu memanfaatkan ruang. Kelengahan lawan akan berbuah nestapa dalam hitungan cepat jika Immobile sedang berada di performa terbaik. Peluang dari titik 12 pas juga bakal menjadi tabungan gol tersendiri bagi Immobile yang terkenal jitu mengeksekusi penalti.

9. Alvaro Morata (Spanyol, 40 main 19 gol)

Gol-gol krusial Spanyol bisa jadi lahir dari Morata yang selalu bermain untuk klub-klub besar dalam karier profesional.

Morata kemungkinan bakal menjadi ujung tombak dalam susunan skuad La Furia Roja racikan Luis Enrique dengan dukungan sayap-sayap cepat yang bisa menyuplai bola-bola matang di depan gawang.
(INT)

Comment