by

ADD Dibayarkan di APBD Perubahan

AMBON-BKA, Tunggakan sebagian Alokasi Dana Desa (ADD) yang hingga kini belum dibayarkan Pemerintah Kota Ambon lewat Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), akan diselesaikan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2021.

Hal ini disampaikan Kepala BPKAD, Apries Gaspersz, kepada wartawan, Selasa (10/8). Menurutnya, hal ini sudah diklarifikasi sebelumnya, agar seluruh desa/negeri bisa memaklumi kondisi keuangan daerah.

“Soal tunggakan ADD yang kita belum bayar, itu sudah diklarifikasi beberapa hari kemarin. Kalau kita akan selesaikan semua di perubahan APBD. Jadi seperti itu,” terang Apries.

Ia menyarankan, agar pihak desa maupun kelurahan menggunakan anggaran yang ada jika ada kebutuhan-kebutuhan yang sifatnya urgensi. Sambil menunggu pencairan di APBD Perubahan sekitar September tahun ini.

Baca juga: 3.000 Nakes Siap Divaksin Moderna

“Kalau ada kebutuhan bersifat urgensi di desa atau negeri, pakai yang ada saja dulu kan. Yang penting memenuhi urgensi-urgensi yang ada di desa dan negeri, ” pungkasnya.

Disinggung terkait insentif RT/RW yang juga belum dibayarkan, Apries mengaku, tidak tahu menahu soal keterlambatan insentif tersebut. “Insentif RT dan RW di Kota Ambon tidak urusan dengan kami di BPKAD, ” sebutnya.

Menurut dia, jika ada penjabat atau sekretaris negeri maupun desa yang menganggap pemerintah perlambat pencairan insentif RT/RW, maka mereka tidak paham.

“Bukan melakukan pembohongan publik juga, tapi dia (penjabat, sekretaris) tidak paham dengan pengelolaan keuangan,” tegasnya.

Dia mengaku, insentif RT/RW tersebut sudah dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) masing-masing.

“Kami tidak ada urusan dengan insentif RT, RW ini. Karena itu dianggarkan dalam APBDes masing-masing. Intinya kami tidak urusan dengan itu,” tegasnya. (IAN)

Comment