by

Adik Wagub Dipanggil Ditreskrimsus Pekan Ini

Ambon, BKA- Setelah mengantongi bukti yang cukup, Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku dibawa komando Direskrimsus Kombas Pol. Eko Santoso, menetapkan Desianus Orno alias Odie Orno, mantan Kadis Perhubungan Kabupaten MBD sebagai tersangka tunggal dalam kasus pengadaan empat unit Speedboat milik Dinas Perhubungan MBD.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. M. Roem. Ohoirat, mengatakan, penetapan tersangka terhadap Desianus Orno alias Odie Orno sudah dilakukan pada 12 Januari 2021 lalu. Hanya saja, penyidik belum memeriksa adik Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Orno, itu sebagai tersangka, karena beberapa pekan lalu melakukan upaya gugatan Pilkada Kabupaten MBD ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Jadi karena proses di MK sudah selesai, maka dalam waktu dekat, penyidik akan memanggil yang bersangkutan untuk diperiksa sebagai tersangka,” ungkap Roem, ketika dihubungi melalui selulernya, Rabu (24/2).

Sekedar tahu, pengadaan empat unit speedboat oleh Dinas Perhubungan MBD diduga bekas. Dua dari empat unit dikirim dalam keadaan rusak berat. Bahkan satu diantaranya, tenggelam di Pantai Tiakur, ibukota MBD.

Sementara dua unit speedboat lainnya hampir bernasib sama, karena belum juga dikirim ke Tiakur ibu kota MBD sesuai waktu yang ditentukan.

Padahal, dana pembuatan empat unit speedboat bernilai miliaran rupiah itu sudah cair 100 persen, sejak pertengahan 2016 lalu.

Informasi lain, yang diperoleh media ini menyebutkan, harga speedboat senilai Rp 1,5 miliar itu, administrasinya lengkap, termasuk tanda tangan dana yang cair 100 persen. Namun ketika BPK turun melakukan uji petik, barangnya (speedboat) belum ada.

Tak hanya itu, setelah menjadi temuan BPK, DPRD MBD berencana membentuk Pansus. tapi, Mantan Kadis Perhubungan MBD, Odie Orno, memerintahkan kontraktor agar segera mengirim dua speedboat, karena ada pemeriksaan BPK. Tapi barang yang dikirim kondisinya rusak parah.(SAD).

Comment