by

Airlangga Sebut Belanja Melonjak 32,48 Persen per April 2021

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan belanja nasional April 2021 tumbuh 32,48 persen per April 2021 secara tahunan (year on year/yoy) non-seasonally adjusted atau bukan faktor musiman. Angka ini berasal dari big data perbankan.

Sementara itu untuk belanja nasional seasonally adjusted atau faktor musiman tumbuh 13,11 persen pada periode yang sama. Hal ini kata Airlangga memperlihatkan ekonomi dalam negeri yang sempat tertekan hebat oleh virus corona mulai bergerak kembali.

“Dari big data perbankan sudah terlihat pertumbuhan belanja nasional April alami kenaikan cukup besar tumbuh 32,48 persen secara yoy untuk nonseasionally adjusted dan 13,11 persen untuk seasonally adjusted,” papar Airlangga dalam konferensi pers, Senin (19/4).
Ia mengatakan agar belanja tersebut terus naik, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp500 miliar. Itu untuk menanggung ongkos kirim (ongkir) saat hari belanja nasional (harbolnas).

“Harbolnas nanti ongkir ditanggung pemerintah atau platform digital,” kata Airlangga.

Selanjutnya, Airlangga menyatakan pemerintah menyiapkan beberapa program lain untuk mengerek pertumbuhan ekonomi kembali positif. Untuk sembako misalnya, pemerintah akan mencairkan dana tersebut pada awal Mei 2021.

“Program perlindungan sosial dan sembako ini terus dilakukan, Mei dan Juni akan dibayarkan pada awal Mei,” terang Airlangga.

Sementara, pemerintah masih mengkaji bansos beras 10 kg. Nantinya, bansos itu akan menyasar penerima kartu sembako di luar program keluarga harapan (PKH).

“Bansos beras sedang dalam pematangan yaitu 10 kg,” pungkas Airlangga. (INT)

Comment